Ilustrasi logo internet sehat dan aman
Dari jumlah twit yang dikicaukan, Indonesia menduduki peringkat pertama dunia.

Pengguna internet di Indonesia lebih banyak menggunakan internet untuk media sosial daripada menggunakannya untuk menambah pengetahuan, kata aktivis Internet Sehat Donny B.U.

"Dari puluhan juta pengguna internet di Indonesia, masih sedikit sekali yang mengeksplorasi internet untuk hal yang positif," kata Donny di sela-sela Workshop on Youth and Internet Addiction di Jakarta, Rabu.

Dia menilai hal tersebut karena masyarakat Indonesia yang umumnya belum siap memberdayakan internet untuk peningkatan pengetahuan baik bagi diri sendiri maupun masyarakat.

Dia memaparkan dari 240 juta penduduk Indonesia, ada sebanyak 61,1 juta orang yang menjadi pengguna internet. Untuk kepemilikan akun Facebook, Indonesia berada di peringkat 4 dunia. Sementara dalam akun situs Twitter, Indonesia memiliki 29,4 juta akun Twitter atau menduduki urutan kelima dunia.

Namun dari jumlah twit yang dikicaukan, Indonesia menduduki peringkat pertama dunia.

"Jam pulang kerja paling tinggi traffic ngetwitnya," katanya.

Menurut dia, Twitter digemari karena sifatnya yang simpel dengan 140 karakter.

Keberadaan sosial media yang mendominasi penggunaan internet di Indonesia bisa dilihat dari rangking di situs Alexa.com.

"Di Alexa.com nomor 1 kan FB, Twitter juga nomor 1 kita, tapi apa sosial media sekarang sudah bisa jadi patokan untuk sesuatu yang positif? Sekarang kan sosial media lebih banyak digunakan orang untuk berkomunikasi," katanya.

Menurut dia, untuk situs-situs yang memuat konten pengetahuan seperti Wikipedia masih kurang diminati pengguna internet Indonesia. Hal itu terluhat dari urutan Wikipedia yang berada di luar 10 besar dari situs-situs yang paling banyak dikunjungi di Indonesia.

Penulis: /FER