Simpang Susun Semanggi Diputuskan Jadi Nama Resmi

Simpang susun Semanggi. (Antara)

Oleh: Deti Mega Purnamasari / FMB | Senin, 17 Juli 2017 | 13:23 WIB

Jakarta - Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat memastikan nama untuk jalan simpang susun Semanggi yang saat ini sudah jadi, tetap Simpang Susun Semanggi atau disingkat SSS. Hal tersebut sudah disepakati dan diputuskan di dalam rapat pimpinan (rapim) yang digelar rutin setiap Senin, (17/7) di Balai Kota.

“Hasilnya tadi kami putuskan dan mereka (peserta rapim terdiri dari berbagai SKPD dan Walikota) setuju, namanya SSS, Simpang Susun Semanggi,” ujar Djarot usai rapim.

Ia mengatakan, tak ada perubahan nama untuk jalan yang merupakan kompensasi dari perusahaan yang menaikkan Koefisien Lantai Bangun (KLB) gedungnya. Hal ini sama seperti konsep awal yang disampaikan oleh mantan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama sebelumnya.

“Namanya tetap dan saya sudah minta untuk dibuatkan Keputusan Gubernur (Kepgub), sebelum nanti dibuka open traffic pada 29 Juli nanti. Ini lagi diproses Kepgub-nya,” katanya.

Open traffic atau dibuka untuk lalu lintas agar bisa dilalui tersebut sebagai dasar untuk berkirim surat kepada Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi) untuk diresmikan pada 17 Agustus mendatang.

Saat open traffic itu juga, katanya, pihaknya sembari melihat bagaimana penggunaan jalan tersebut dan sekaligus memperlihatkan kepada masyarakat bahwa jalan tersebut sudah bisa digunakan.

“Sabtu sore saya ke sana, sudah perintahkan kepada Dinas Bina Marga untuk memasang rambu-rambu lalu lintas, termasuk marka jalan. Mudah-mudahan tanggal 29 sudah selesai semua termasuk untuk merancang pencahayaannya,” pungkasnya




Sumber: Suara Pembaruan
ARTIKEL TERKAIT