100 Hari Menjabat, Sandi: Bukan Saatnya Menepuk Dada

100 Hari Menjabat, Sandi: Bukan Saatnya Menepuk Dada
Sandiaga Uno. ( Foto: Antara / Galih Pradipta )
Deti Mega Purnamasari / YUD Selasa, 23 Januari 2018 | 18:52 WIB

Jakarta - Tepat pada Rabu (24/1) besok Anies Baswedan dan Sandiaga Uno genap menjabat sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta selama 100 hari sejak dilantik pada 16 Oktober 2017 lalu.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno mengakui masih banyak pekerjaan yang harus dilakukan di Jakarta. Pasalnya, katanya, persoalan di Jakarta semakin hari semakin kompleks.

"Menurut saya pribadi, bukan saatnya kita untuk menepuk-nepuk dada. Kita kerja masih banyak sekali," ujar Sandi di Balai Kota, Selasa (23/1).

Sandi mengatakan, sedianya pihaknya tidak hanya mengukur kinerja dalam 100 hari sejak menjabat. Justru, katanya ke depan ia ingin bekerja dengan lebih semangat lagi.

"Fokusnya di lapangan kerja, pendidikan dan bagaimana di Jakarta itu hidup lebih terjangkau harganya," katanya.

Seperti diketahui, Anies-Sandi terpilih menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI 2017 setelah mengalahkan pasangan petahana, Basuki Tjahaja Purnama dan Djarot Saiful Hidayat.

Setelah menjabat, Anies-Sandi mengeluarkan dan merevisi beberapa kebijakan yang sudah ada sehingga menuai pro dan kontra.

Diantaranya adalah diperbolehkannya kembali Monas untuk menggelar acara-acara keagamaan, kesenian, dan kebudayaan; pencabutan larangan sepeda motor di Jalan M.H. Thamrin dan Medan Merdeka Barat, dibangunnya kembali area di Kampung Akuariun yang sudah ditertibkan karena melanggar tata ruang berupa selter untuk tempat tinggal warga yang bertahan, hingga penutupan Jalan Jatibaru Raya, Tanah Abang untuk mengakomodasi para Pedagang Kaki Lima (PKL).



Sumber: Suara Pembaruan