Kredit Mobil Tanpa Izin, Suami Bantai Istri dan 2 Anaknya

Aichi Halik / AHL Selasa, 13 Februari 2018 | 20:40 WIB

Tangerang - Motif pembunuhan satu keluarga yang menewaskan seorang ibu Titin Suhaema (40) dan dua anaknya Nova (19) dan Tiara (11) terkuak. Pelaku tak lain suami siri Ema, Mukhtar Effendi alias Pendi (60).

Kapolres Metro Tangerang Komisaris Besar Harry Kurniawan mengatakan, motif pembunuhan itu karena pelaku kesal terhadap istri sirinya. Pendi kesal istri sirinya mengkredit mobil tanpa persetujuan dirinya. Masalah pembayaran cicilan mobil akhirnya berbuntut cekcok mulut diantara pasangan suami-istri tersebut.

"Motif yang kami dapatkan bahwa 3 hari sebelum kejadian pembunuhan tersebut terjadi cekcok antara pelaku dengan Ema istri sirinya, terkait masalah adanya pinjam jual beli mobil yang dipinjamkan oleh istri yang tidak disetujui pelaku. Cekcok mulut berakhir dengan pembunuhan,” kata Harry di lokasi tempat kejadian perkara di Perumahan Taman Kota Permai Periuk, Kota Tangerang, Selasa, (13/2).

Saat ini tersangka Pendi berada di RS Polri Kramatjati Jakarta Timur dalam pengawasan ketat anggota kepolisian.

"Dijaga ketat, yang kami fokus adalah pemulihan kesehatan tersangka. Saat ini lebih detil belum kami dapatkan karena masih lemas," kata Harry.

Dugaan kuat setelah menghabisi nyawa istri dan dua anak tirinya, Pendi hendak bunuh diri dengan melukai tubuhnya sendiri.

Harry menambahkan, sebilah pisau yang digunakan Pendi untuk menghabisi nyawa istri serta kedua anak tirinya berhasil ditemukan. Senjata tajam itu diselipkan pelaku di dalam lemari pakaian kamar tidurnya.

Akibat perbuatannya menghabisi nyawa istri dan kedua anak tirinya itu, polisi menjerat Pendi dengan Pasal 338 KUHP junto Pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana dengan ancaman hukuman seumur hidup.



Sumber: BeritaSatu TV