Singa Putih Lengkapi Koleksi Satwa TSI Cisarua

Singa Putih Lengkapi Koleksi Satwa TSI Cisarua
Singa putih bernama Link saat berada di kandang karantina di Taman Safari Indonesi, Cisarua, Kabupaten Bogor. ( Foto: Istimewa )
Vento Saudale / FER Selasa, 13 Februari 2018 | 21:59 WIB

Bogor - Taman Safari Indonesia (TSI) Cisarua kedatangan penghuni baru yakni Singa Putih (panthera leo krugeri). Satwa langka asli Timbavasi, Afrika Selatan (Afsel) ini, akan menyapa para pengunjung tiga hari lagi atau bertepatan dengan Hari Raya Imlek.

Direktur TSI Cisarua, Jansen Manangsang, menuturkan, kali ini TSI kedatangan lima singa putih yang didatangkan dari Kanada. Singa putih tersebut, bukan hasil rekayasa genetik atau albino (pigmen melanin).

"Singa ini benar-benar datang dari Afrika dan saat ini populasinya tinggal sedikit, sama halnya dengan harimau putih yang jumlahnya tinggal ratusan saja. Pigmen singa ini lebih banyak putih daripada cokelat," kata Jansen dalam keterangannya, Selasa (13/2).

Singa putih bernama Link saat berada di kandang karantina di Taman Safari Indonesi, Cisarua, Kabupaten Bogor.

Singa putih ini baru tiba tiga pekan lalu dan saat ini masih dalam masa karantina sebelum diperlihatkan kepada publik Jumat (16/3) dalam perayaan Imlek.

Sejumlah awak media sempat melihat salah satu singa yang berada di ruang karantina. Singa jantan bernama Lingk terlihat jinak. Dari fisik dan ukurannya terlihat sangar mirip karakter Aslan dalam film Narnia, dengan bulu lebat di sekitar lehernya.

Salah satu perawat singa putih, Drh Dita mengatakan, Link berusia empat tahun dengan bobot 200 kilogram (kg). Untuk makan, singa putih memerlukan daging kanguru segar sebanyak 5 kg per hari.

Dita menambahkan, saat ini TSI mempunyai enam ekor singa putih, terdiri dari dua jalan dan empat betina. Pihaknya berharap, selama berada di TSI, singa-singa ini dapat berkembang biak dengan baik.



Sumber: BeritaSatu.com