Pemprov DKI Harus Prioritaskan Air Bersih untuk Warga

Pemprov DKI Harus Prioritaskan Air Bersih untuk Warga
Warga Kapuk Muara sudah bisa mengakses air bersih melalui air perpipaan yang disediakan oleh salah satu operator air bersih mitra PDAM Jaya, yaitu PAM Lyonnaise Jaya (Palyja). ( Foto: Beritasatu.com / Lenny Tristia Tambun )
Erwin C Sihombing / BW Selasa, 13 Februari 2018 | 23:00 WIB

Jakarta- Anggota Komisi B DPRD DKI, Yuke Yurike menilai, Pemprov DKI harus memprioritaskan distribusi air bersih untuk masyarakat.

Data dari Dinas Perindustrian dan Energi DKI Jakarta menyebutkan, sedikitnya 4.231 gedung komersil menggunakan air tanah. Hal itu turut menurunkan permukaan tanah DKI hingga 15 cm setiap tahunnya. "Wajar kalau DKI terancam krisis air bersih, sebab permukaan tanah menurun dan suplai air bersih tidak bertambah," kata Yuke, di Jakarta, Selasa (13/2) malam.

Menurut Yuke, Pemprov DKI harus tegas melarang wilayah yang telah dialiri pipa air bersih (PAM) menggunakan air tanah. Sepatutnya, penggunaan air tanah tidak lagi dilakukan, tetapi menggunakan PAM.

Yuke mengapresiasi upaya Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Jaya yang terus meningkatkan suplai air bersih melalui kerja sama dengan berbagai instansi dan pemerintah daerah mitra DKI.

Diakui, memang sulit menambah sumber mata air di DKI. Dia juga mengapresiasi PDAM Jaya yang telah berusaha menambah pasokan dengan membuat water treatment plant (WTP), dan menjalin kerja sama dengan daerah lain dan berencana mengembalikan air limbah menjadi air bersih.

Dikatakan, upaya tersebut harus dilakukan secara konsisten untuk agar berdampak terhadap masyarakat menengah ke bawah. Sebab, sejauh ini masyarakat masih mengeluhkan tarif langganan air yang mahal dan pelayanan yang tidak maksimal lantaran debit air kecil, bahkan mengering.

"Kalau tidak mampu menambah daerah layanan air bersih, setidaknya pelanggan khususnya masyarakat menengah ke bawah mendapatkan debit air yang cukup dan bertarif murah. Di Penjaringan bahkan sulit air bersih," tegasnya.



Sumber: Suara Pembaruan