Pengerjaan Jalur Puncak Capai 80 Persen

Pengerjaan Jalur Puncak Capai 80 Persen
Personil TNI melakukan penanaman rumput Vatiter di lereng bekas longsor di wilayah Riunggung, Puncak, Kabupaten Bogor. ( Foto: Beritasatu.com / Vento Saudale )
Vento Saudale / CAH Rabu, 14 Februari 2018 | 14:06 WIB

Bogor - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kempupera) Pengerjaan mengklaim progres pengerjaan Jalur Puncak telah mencapai 80 persen. Pembukaan Jalur Puncak direncanakan akan di buka pekan depan.

"Masih pengerjaan, sudah mencapai 80 persen. Bila Kamis (15/2) dibuka sudah siap," papar Dirjen Bina Marga Arie Setiadi Moerwanto saat dikonfrimasi, Rabu (14/2). Ia pun memastikan, sebelum dibuka akses Puncak akan terlebih dulu melakukan rapat koordinasi dengan instasi terkait.

Terkait progres perbaikan Jalur Puncak, Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Kempupera Danis Hidayat Sumadilaga melanjutkan, fokus pengerjaan perbaikan di lakukan di tiga titik perlintasan seperti Gunung Mas, Riunggunung, dan Puncak Pass.
Tiga titik tersebut, kata dia, separuh jalan amblas dan harus dilakukan penguatan pondasi dan pelebaran jalan, dengan cara mengikisan sebelah kanan tebing.

"Untuk yang di Riunggunung sudah, tingga dua titik lagi (Gunung Mas dan Puncak Pass) yang masih dalam pengerjaan. Secara global jalur sudah bisa dilalui," kata Danis.

Terkait dampak penutupan hingga menurunkan tingkat pariwisata di wilayah Puncak, kata Denis, pemerintah pusat pun melihat itu dan bukan untuk mematikan industri pariwisata di Puncak.

"Kami melihat dampaknya ke situ (penurunan industri pariwisata), kami pun tidak mau penutupan jalur Puncak lama-lama. Libur panjang Imlek nanti, Puncak sudah ramai," paparnya.

Sementara, Dirjen Perhubungan Darat, Kemenhub Budi Sulistio mengatakan untuk membuka akses Jalur Puncak perlu dilakukan rapat koordinasi terlebih dahulu. Hal tersebut untuk memastikan jalur Puncak layak dilalui.

"Bila KemenPupera mengatakan bisa lewat, kami perlu audit dulu. Untuk memastikan sudah aman atau belum," paparnya. Rapat koordinasi nantinya akan melibatkan KemenPupera, Kepolisian serta pemerintah daerah.

Budi menilai, pun badan jalan sudah diperbaiki dan boleh dilalui, seharusnya tidak semerta-merta bisa dilalui. Hal tersebut, guna memastikan keamanan pengendara nantinya. "Untuk memastikanya, kita cek besok," tambah Budi.

Sedangkan, Polres Bogor merekomendasikan jalur Puncak dibukan pekan depan. Hal tersebut mengingat kondisi jalan baru saja diperbaiki.

"Sudah diperbaiki, belum tentu bisa dilintasi. Bila dilintasi, dan kendaraan berat atau masih ada finising pengerjaan, sama saja menimbulkan hal baru yakni kemacetan," kata Kasat Lantas Polres Bogor, Hasby Ristama.

Hasby pun memastikan, saat ini jalur Puncak dari Gunung Mas hingga Ciloto masih tertutup bagi kendaraan roda empat. Pembukaan jalur, rencananya akan dilakukan pekan depan setelah dilakukan rapat koordinasi antar instansi.



Sumber: BeritaSatu.com
CLOSE