BeritaSatu.com

Hidup Anda bisa seindah pelangi
Jika Anda pandai mewarnai.
Kami datang setiap hitungan detik,
membawa aneka ragam informasi.

Beritasatu.com mewarnai hidup Anda
dengan informasi aktual-penuh makna.
Beritasatu.com sumber informasi terpercaya.
Close

    Berita Video

    Kamis, 26 Januari 2012 | 19:12

    Meski Hampir Punah Kera 'Topeng Monyet' Terus Diburu



    "Rekaman ini merupakan konfirmasi bahwa Indonesia membiarkan kekejaman dan penderitaan terhadap populasi monyet liarnya,"


    Sebuah kelompok pecinta binatang Inggris, Selasa, mendesak Indonesia untuk mengakhiri perdagangan monyet berekor panjang (Macaca fascicularis), monyet yang sering dimanfaatkan dalam atraksi "Topeng Monyet" di pinggir-pinggir jalan Jakarta dan kota-kota lain di Tanah Air.

    British Union for the Abolition of Vivisection (BUAV), organisasi pecinta binatang itu, menyampaikan permintaanya itu dalam sebuah pesan video yang menunjukan sejumlah orang menjebak monyet-monyet di sebuah hutan di Yogyakarta dan mengurungnya dalam sebuah sangkar kecil.

    "Rekaman ini merupakan konfirmasi bahwa Indonesia membiarkan kekejaman dan penderitaan terhadap populasi monyet liarnya," kata Sarah Kite, dari BUAV kepada AFP.

    Monyet berekor panjang itu termasuk dalam daftar binatang yang terancam punah menurut Konvensi Perdagangan Internasional tentang Spesies yang Terancam Punah (CITES) dan termasuk binatang yang paling sering diperdagangkan di dunia.

    "Kami mendesak komunitas internasional untuk menyuarakan penolakan tidak saja pada kekejaman ini tetapi juga keprihatinan akan status konservasi dari spesies ini," sambung Kite kemudian.

    Dalam rekaman itu tampak monyet-monyet ekor panjang dijebak dengan jalan, dimasukan ke dalam karung, sebelum dijejalkan ke dalam sangkar kecil. Kite mengatakan monyet-monyet liar itu ditangkap untuk CV Universal Fauna, perusahaan asal Jakarta yang mengekspor binatang itu ke luar negeri.

    AFP belum bisa menghubungi perusahaan itu untuk meminta komentar.

    Primata asal Indonesia biasanya diekspor ke Jepang dan Amerika Serikat untuk digunakan dalam riset ilmiah. Sementara di dalam negeri, monyet ini paling sering ditemukan di pinggir jalan dalam atraksi topeng monyet.

    Menurut BUAV, ekspor global monyet berekor panjang terus meningkat dalam satu dekade terakhir hingga mencapai 261.823 pada periode 2004 - 2008, dari hanya 119.373 pada 1999-2003.
    Penulis: Sumber:theBUAV/YOUTUBE
    not defined