BeritaSatu.com

Hidup Anda bisa seindah pelangi
Jika Anda pandai mewarnai.
Kami datang setiap hitungan detik,
membawa aneka ragam informasi.

Beritasatu.com mewarnai hidup Anda
dengan informasi aktual-penuh makna.
Beritasatu.com sumber informasi terpercaya.
Close

    Berita Video

    Jumat, 03 Februari 2012 | 19:38

    Haru, Kisah Persahabatan Singa dan Manusia



    Christian. Nama yang mereka berikan pada singa itu.

    Pada 1969 silam, dua sahabat karib, John Rendall dan Ace Berg  menemukan singa kecil di satu tempat perbelanjaan di Inggris. Tanpa pikir panjang Rendall dan Ace membelinya.

    Christian. Nama yang mereka berikan pada singa itu.

    Cinta dan kasih yang Rendall dan Berg berikan membuat  Christian menjelma menjadi sosok manis. Layaknya kucing rumahan. Jauh dari sifat si raja rimba pada umumnya.

    Christian bahkan mampu menemani Rendall dan Berg bermain sepak bola. Ketiganya juga hobi berlarian di taman.

    Tak cuma itu, Christian juga kerap berdiri untuk memeluk Rendall dan Berg. Sungguh manis.

    Tapi, Christian tak selama singa cilik. Dua tahun sudah cukup baginya untuk berubah dewasa.

    Itu tandanya, tiba waktu bagi Rendall dan Berg untuk melepas Christian ke alam bebas. Tepatnya ke hutan Kenya di Afrika.

    Tanpa Christian, Rendall dan Berg merasakan sebuah kekosongan. Tapi, apa daya, Christian memang harus hidup di alamnya.

    Waktu pun berlalu, rasa rindu Rendall dan Berg tak tertahan. Mereka rela mati-matian mengumpulkan kocek untuk terbang ke Kenya bertemu Christian.

    Setibanya di Kenya, Rendall dan Berg justru merasa suatu ketakutan. Keduanya khawatir Christian terlupa akan masa kecilnya yang indah di Inggris.

    Ketakutan bahkan terbawa hingga Rendall dan Berg kembali bertemu Christian. Dalam kejauhan keduanya terdiam. Mereka hanya berdiri, sambil berharap Christian masih mengingatnya.

    Tapi, Christian tetaplah Christian. Melihat kedua sahabatnya, si raja hutan langsung berlari, menghampiri, dan memeluk Rendall dan Berg.

    Christian bahkan mengenalkan istrinya kepada Rendall dan Berg.  Mengharukan.
    Penulis:
    Komentar
    Email
    Artikel ini belum lengkap tanpa pendapat Anda. Kirim komentar Anda.
    Loading komentar...