BeritaSatu.com

Hidup Anda bisa seindah pelangi
Jika Anda pandai mewarnai.
Kami datang setiap hitungan detik,
membawa aneka ragam informasi.

Beritasatu.com mewarnai hidup Anda
dengan informasi aktual-penuh makna.
Beritasatu.com sumber informasi terpercaya.
Close
    Rabu, 11 Januari 2017 | 10:22

    Lagu Parodi Fitsa Hats Beredar di YouTube

    Jakarta - Sebuah lagu yang bercerita tentang Fitsa Hats beredar di YouTube dalam dua hari terakhir ini dan tampaknya terinspirasi oleh salah satu peristiwa dalam sidang penistaan agama dengan terdakwa Gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama.

    Pemilik akun Le Moesiek Revole yang mengunggah video clip lagu tersebut memberi keterangan bahwa "Lagu ini hanya untuk hiburan semata karena mengikuti trending topic di sosmed."

    Lalu ditambah pernyataan "Mohon maaf apabila ada kesamaan nama, tokoh, karakter ataupun peristiwa."

    Saat berita ini dibuat, video tersebut telah ditonton lebih dari 4.600 kali.

    Dalam persidangan awal bulan ini, Basuki mempertanyakan dokumen berita acara saksi Novel Chaidir Hasan yang tertulis pernah bekerja di "Fitsa Hats."

    Basuki dengan nada bergurau menyebutkan saksi yang petinggi Front Pembela Islam itu malu menyebutkan nama asli tempat bekerjanya yaitu Pizza Hut karena diasumsikan restoran kafir, dan pernyataan itu langsung disambar menjadi topik panas di media sosial.

    Novel kemudian melaporkan Basuki ke polisi dengan tuduhan pencemaran nama baik, dan mengklaim bahwa yang mengetik keterangan itu adalah polisi, bukan dirinya.

    Pepo Pepo Aku Laper
    Deliperiin Dong Fitsa Hats
    Memo Memo Aku Laper
    Aku Mau Mamam Fitsa Hats
    Fitsa Hats
    Fitsa Hats

    Reff:

    Pepo Mamam Cari Roti
    Rotinya Enak Dan Yummy
    Uhh.. Sedapnya
    Memo Juga Mamam Preeettt ciken..
    Jangan Lupa Mimi Setabrak brak..brak..brak
    Fitsa Fitsa Hats Hats







    Penulis: Heru Andriyanto/HA Sumber:YouTube
    Jokowi Potong Rambut, Tukang Salon Bilang Seperti Mimpi
    Kaesang sempat berpesan ke tukang cukur: "hati-hati Mas motongnya, nanti tambah jelek".