BeritaSatu.com

Hidup Anda bisa seindah pelangi
Jika Anda pandai mewarnai.
Kami datang setiap hitungan detik,
membawa aneka ragam informasi.

Beritasatu.com mewarnai hidup Anda
dengan informasi aktual-penuh makna.
Beritasatu.com sumber informasi terpercaya.
Close

    Berita Video

    Rabu, 26 September 2012 | 13:38

    Lagu Tobat Maksiat Wali Diduga Jiplak Lagu Musisi Kamboja

    "Label itu cukup terkenal di Kamboja."

    Kabar tidak mengenakkan menghampiri band Wali. Lagu Tobat Maksiat (Tomat) yang dinyanyikan Faank dan rekan-rekannya diduga menjiplak sebuah lagu yang dinyanyikan musisi Kamboja.

    Di situs YouTube, lagu yang belum diketahui judulnya itu diposting sejak 9 Juli 2012 lalu oleh akun AppleKalipGirl1 dan sudah dilihat sebanyak 69.541 pengunjung. Nada musiknya sama persis dengan lagu Tomat yang dinyanyikan band Wali. Lagu Tobat Maksiat atau yang dikenal dengan Tomat, dinyanyikan band Wali sekitar tahun 2010. Lagu itu sangat populer dan dijadikan soundtrack sinetron Islam KTP yang juga menempati rating tertinggi saat itu.

    Beritasatu.com mencoba menelusuri lagu yang dinyanyikan musisi Kamboja tersebut melalui situs YouTube. Sebuah postingan ditemukan dengan nama SD CD Vol 135 berupa suara penyanyi dan musik tanpa adanya video klip.

    Saat didengarkan, lagu tersebut sangat mirip bahkan persis sama dengan lagu Tomat milik Wali. Sumber Beritasatu.com di Kamboja menjelaskan, jika lagu tersebut cukup terkenal di Kamboja.

    "Saya dikasih tahu teman juga tentang lagu itu. Begitu didengarkan, memang mirip bahkan sama persis dengan lagunya Wali. Menurut teman, lagu tersebut pernah menjadi hits selama satu bulan di tangga lagu musik Kamboja. Hanya judulnya pakai bahasa Kamboja dan sulit dituliskan dan diucapkan," ujar sumber Beritasatu.com yang sudah dua bulan terakhir bertugas di Kamboja tersebut.

    Ia juga menjelaskan, jika penyanyi lagu yang mirip dengan lagu Wali tersebut berada di bawah naungan label Sunday Pro.

    "Label itu cukup terkenal di Kamboja," ujarnya.

    Sementara itu pihak Nagaswara, sebagai label yang menaungi band Wali saat dihubungi Beritasatu.com, belum mau memberikan banyak keterangan seputar lagu Tomat yang disebut-sebut menjiplak lagu dari musisi Kamboja.

    "Terima kasih informasinya. Saya juga baru melihat link di YouTube setelah diinformasikan Beritasatu. Nanti semua akan dikonsultasikan dahulu ke Pak Rahayu (pimpinan Nagaswara). Nanti kami akan memberikan pernyataan," ujar Afif, salah satu humas Naagaswara melalui sambungan telepon hari ini.

    "Kalau dilihat dari postingannya sih, mereka memposting di YouTube tahun 2012, sementara lagu Tomat Wali, sudah ada di YouTube sejak tahun 2010. Yah, saya sih yakin itu memang lagunya Wali. Tapi nanti Pak Rahayu yang akan memberikan pernyataan. Kalau benar mereka yang menjiplak, nanti tindakan selanjutnya kami menunggu instruksi Pak Rahayu," imbuh Afif.

    Jadi, siapakah yang sebenarnya menjiplak, band Wali atau musisi Kamboja?




    Penulis:
    Komentar
    Email
    Artikel ini belum lengkap tanpa pendapat Anda. Kirim komentar Anda.
    Loading komentar...