Sikap-sikap kecil yang menunjukkan pribadi berkarisma.

Dalam bukunya yang bertajuk The Charisma Myth: How Anyone Can Master the Art and Science of Personal Magnetism, Olivia Fox Cabane mengatakan, "Karisma adalah hasil dari sikap-sikap nonverbal, bukan kualitas yang diwariskan atau kualitas magis seseorang." Artinya, sikap-sikap karisma pun bisa ditiru dan dilatih.

Menjadi orang yang berkarisma menempatkan seseorang di posisi yang dihormati maupun disegani. Dihormati dan disegani artinya membuka jalan kesuksesan.
 
Berikut ini 8 tindakan yang kerap ditemukan pada orang penuh karisma:

Berdiri tegak
Berhentilah membungkuk atau berjalan gontai. Berdiri sambil membungkuk akan membuat tubuh terlihat kecil dan tertutup. Berdiri tegak akan membuka tubuh lebih terbuka dan menunjukkan kepercayaan diri.

Studi menunjukkan, berdiri tegak akan membantu kurangi hormon kortisol, yang merupakan hormon stres, serta meningkatkan testosteron, hormon yang erat kaitannya dengan kekuatan.

Jaga intonasi suara
Cabane menyarankan untuk menjaga cara bicara. Rendahkan intonasi suara saat bicara dan di akhir kalimat, bicaralah perlahan, menggangguklah sesekali saat bicara, dan beri jeda sekitar 2 detik dari kata terakhir lawan bicara untuk merespon.

Tips lainnya, cobalah untuk tersenyum, bahkan berpikir untuk tersenyum saat bicara pun bisa membantu memberi kesan hangat pada suara.

Simak lawan bicara
Mendengarkan lawan bicara dengan sungguh-sungguh akan membuatnya merasa diperhatikan. Dengan begitu, orang akan merasa dihargai, mereka pun akan menghargai Anda karenanya.

Tatap mata lawan bicara
Menatap lawan bicara adalah komponen penting dari penciptaan karisma. Cabane merekomendasikan untuk menatap lawan bicara setidaknya 3 detik sebelum pembicaraan berakhir. Hanya saja, penting diperhatikan pula cara menatapnya. Jangan memberi tatapan tajam, namun berikan tatapan yang tenang dan lembut.

Tiru
"Orang-orang akan merasa nyaman berada dekat dan berinteraksi dengan orang yang ada kemiripan, bahkan dalam hal sekecil apa pun, seperti penampilan maupun sikap," kata Cabane.

Cara singkat untuk membuat lawan bicara merasa nyaman berdekatan dengan Anda adalah dengan menirukan bahasa tubuhnya. Hal ini akan memicu perasaan percaya dan sepaham.

Kerentanan
Karisma bukan berarti sikap yang kuat dan asertif. Menunjukkan kelemahan atau kerentanan diri dengan menceritakan hal-hal konyol yang pernah dilakukan pun bisa menciptakan hubungan antara Anda dan lawan bicara. "Lagipula, semua orang suka diceritakan rahasia," kata Cabane.

Bayangkan pelukan
Bila Anda merasa gugup dalam sebuah situasi, coba bayangkan dipeluk oleh orang yang Anda sayangi. Asal lakukan dengan rahasia. Riset menunjukkan, memikirkan pelukan hangat saja bisa meningkatkan kadar oksitosin, yang berperan dalam melawan hormon stres dalam diri.

Penulis: /WEB