Ciptakan permainan di dalam rumah untuk anak
Permainan dengan anak bisa dilakukan di dalam rumah.

Cuaca sedang sering turun hujan. Biasanya saat seperti ini orangtua akan kebingungan mencari kegiatan apa yang bisa dilakukan anak-anak di dalam rumah.

Semua mainan akan keluar dan jika hujan tak kunjung reda, yang ada anak akan rewel karena bosan. Apalagi jika belum masuk waktu tidur mereka, maka bisa dipastikan orangtua akan bingung mencari ide aktivitas apa saja yang bisa dilakukan untuk anak-anak.

Berikut lima ide kegiatan di dalam ruangan yang bisa Anda lakukan bersama anak-anak:

1. Menggunakan mainan ringan
Coba siapkan mainan yang ringan dan tidak keras, dalam artian tidak memiliki risiko melukai atau memecahkan barang lainnya. Misalnya lempar bola dengan bola dari bahan gabus dan menggunakan keranjang cucian sebagai ring basket. Atau lakukan boling dengan botol kosong dari bahan plastik sebagai sasaran.

2. Benteng dan tenda
Jenis mainan membuat benteng dan tenda biasanya paling disukai anak-anak. Anda bisa menggunakan tenda mainan yang memang disediakan untuk anak-anak. Kemudian Anda bisa membangun benteng menggunakan selimut dan kardus, atau kotak penyimpanan. Aktivitas ini bagus untuk menstimulasi imajinasi anak.

3. Perburuan harta karun
Sembunyikan benda-benda yang dianggap sebagai harta karun dan ajak anak untuk menciptakan misi perburuan ini. Anda bisa memulainya dengan menemukan harta itu terlebih dahulu. Persiapkan juga kostum bagi mereka, sehingga anak terdorong imajinasinya untuk bersemangat melakukan perburuan ini. Sediakan juga hadiah bagi kemenangan mereka.

4. Permainan halang rintang
Susun kursi, kardus, dan mainan untuk anak-anak supaya mereka bisa melaluinya entah itu dengan melompatinya, atau menerobos dengan cara merunduk. Tipe permainan ini mendorong aktivitas fisik anak. Anda bisa menyediakan hadiah bagi anak yang bisa melewati halangan ini.

5. Sandiwara atau drama
Permainan ini sangat menstimulasi imajinasi anak dengan mengajak mereka memerankan tokoh. Aktivitas permainan peran ini akan membantu anak belajar memahami perspektif orang lain, membangun kemampuan sosial, dan kepedulian sosial mereka. Sekaligus membangun kepercayaan diri. Permainan ini meningkatkan kecerdasan mereka, karena mereka harus membangun emosi, kemampuan bahasa, perilaku, dan gerak sensor tubuh.


Penulis: