Ilustrasi Permen Karet

Jakarta - Permen karet rasa mint memang bisa memberi napas beraroma segar, namun juga bisa merunyamkan diet --tanpa disadari.

Menurut para peneliti dari Ohio State University, AS, orang yang mengunyah permen karet (meski yang rendah kalori) cenderung mengkonsumsi makanan berkalori tinggi setelahnya.

Diperkirakan, zat kimia yang memberi rasa mint pada permen karet membuat lidah ingin mengecap makanan dengan rasa yang kuat (biasanya diberi zat penambah rasa buatan), dan mematikan keinginan mengkonsumsi buah serta sayuran.

Salah satu penulis penelitian ini, Christine Swoboda mengatakan, zat perasa mint yang ada di dalam permen karet mirip dengan efek yang dirasa mulut setelah menyikat gigi lalu dilanjutkan jus jeruk, rasanya tidak enak.

Dalam penelitian yang melibatkan sekitar 44 relawan ini disimpulkan, orang yang mengunyah permen karet rasa mint cenderung menjauhi makanan sehat, seperti buah maupun sayuran.

Menurut para peneliti, zat menthol dalam mint bila bertemu nutrisi buah dan sayuran akan menciptakan rasa pahit yang secara tak sadar, membuat seseorang enggan mengkonsumsinya.

Penulis: /NAD

Sumber:Daily Mail