Ilustrasi penyakit jantung.

Jakarta - Dokter harus memberikan informasi yang tepat kepada pasien yang telah mengalami serangan jantung atau stroke tentang bagaimana berhubungan seks yang aman, demikian isi buku panduan yang baru saja dipekenalkan oleh asosiasi pemerhati penyakit jantung Amerika Serikat dan Eropa.

Panduan yang dikeluarkan oleh American Heart Association dan European Society of Cardiology itu merupakan buku petunjuk seksual pertama di dunia tentang bagaimana berhubungan seksual yang sehat, termasuk posisi-posisi seksual yang aman, bagi mereka yang bermasalah dengan jantung.

Setelah mengalami serangan jantung banyak pasien yang khawatir bahwa hubungan seks bisa membuat mereka kembali sakit. Mereka juga bertanya-tanya, tipe hubungan seksual seperti apa yang aman bagi kesehatan?

"Ini benar-benar sesuatu yang ditanyakan oleh para pasien," kata Elaine Steinke, dari Wichita State University di Kansas, yang ikut menulis panduan tersebut.

Menurut buku panduan itu semua pasien yang pernah mengalami serangan jantung, tranplantasi jantung, stroke atau penyakit jantung lainnya serta yang ditanamkan alat bantu pada jantungnya harus mengikuti sejumlah jenis konseling sebelum berhubungan badan.

Intinya pasien akan mendapat saran yang berbeda tergantung jenis dan tingkat penyakit jantung yang mereka derita. Berikut adalah beberapa petunjuk gaya hubungan seksual yang dipublikasikan pada Circulation and European Heart Journal yang terbit 29 Juli:

1. Selama berhubungan seksual pasien sebaiknya menggunakan gaya yang menurutnya paling aman

2. Bagi mereka yang pernah menjalani operasi bypass arteri koroner, sebaiknya jangan mengambil posisi di atas (on top) ketika berhubungan seksual, agar jangan terlalu banyak tenaga yang dikeluarkan. Bila dirasa perlu, gunakan bantal agar lebih nyaman.

3. Jangan berselingkuh atau berhubungan seks di lingkungan yang tidak dikenal/tidak nyaman. Hindari tekanan atau stress yang tidak diperlukan. Seperti yang dikatakan Steinke, "Bukan saat yang tepat untuk berhubungan dengan pasangan yang baru atau di kamar hotel."

4. Sebelum meninggalkan rumah sakit, pasien dengan penyakit jantung sebaiknya sudah mulai berbicara tentang seks. Proses itu harus dilanjutkan dalam masa rehabilitasi atau penyembuhan.

Penulis: Liberty Jemadu

Sumber:Live Science