RS Mayapada Fasilitasi Operasi Jantung Gratis Bagi 100 Pasien

RS Mayapada Fasilitasi Operasi Jantung Gratis Bagi 100 Pasien
Jonathan Tahir, deputy Chairman Mayapada Group (kedua dari kiri) dan Prof DR Dr Satyanegara, SpBS, Medical Advisor Director Mayapada Hospital (ketiga dari kiri) melakukan pengguntingan pita sebagai tanda soft opening rumah sakit Mayapada Hospital Jakarta Selatan, yang disaksikan pendiri, chairman & CEO Mayapada Group, Dato' Sri Prof DR Tahir MBA (nomor satu dari kiri), Hengky Setiono, CEO Mayapada Healthcare Group (kedua dari kanan) dan dr Ninuk Lenywati, CEO Mayapada Hospital Jakarta Selatan (nomor satu dari kanan). ( Foto: Istimewa / Istimewa )
Dina Manafe / FER Kamis, 24 Oktober 2013 | 17:15 WIB

Jakarta - Rumah Sakit (RS) Mayapada akan memberikan penanganan operasi jantung secara gratis kepada 100 pasien kurang mampu dan membutuhkan. RS yang terletak di Jalan Lebak Bulus I, Kavling 29, Cilandak, Jakarta Selatan, ini menganggarkan untuk satu orang pasien jantung sekitar Rp120 juta.

"Ini sudah menjadi kewajiban kami sebagai pemberi layanan kesehatan, dan sekaligus sebagai ucapan syukur untuk berkat yang sudah kami terima dengan berdirinya RS Mayapada," kata Ketua Mayapada Grup, Prof Tahir dalam sambutannya pada acara peresmian RS Mayapada oleh Menko Kesra Agung Laksono, di Jakarta, Kamis (24/10) siang.

Hadir pula dalam acara peresmian ini sejumlah menteri, yaitu Menteri Kesehatan Nafsiah Mboi, Menteri BUMN Dahlan Iskan, Menteri Komunikasi dan Informatika Tifatul Sembiring, Menteri Kelautan dan Perikanan Syarif Cicip Sutardjo, Menteri Perumahan Rakyat Djan Farid, Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Irman Gusman, Panglima TNI Moeldoko, dan Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo.

Adapun mekanisme pendaftaran operasi gratis tersebut yaitu bisa melalui organisasi maupun datang langsung ke RS Mayapada. Pasien mengisi data dan konsultasi terlebih dahulu sebelum dioperasi.

Targetnya, operasi jantung gratis ini dilaksanakan selama tiga bulan. Setelah itu akan ada program pelayanan gratis lainnya, seperti cuci darah dan bahkan transplantasi ginjal. Seluruh anggaran untuk operasi ini ditanggung oleh RS Mayapada.

"Operasi jantung ini tindakan yang paling berat dan mahal, makanya kami ingin meringankan beban mereka yang butuh," katanya.

Tahir mengatakan, masih banyak penduduk Indonesia yang belum mendapatkan pelayanan kesehatan secara berkualitas. Oleh karenanya sebagai anak bangsa, merupakan tanggungjawabnya untuk menyediakan pelayanan kesehatan bagi masyarakat yang sangat membutuhkan melalui RS Mayapada.

Dibangunnya RS Mayapada, kata Tahir, sebagai bentuk dedikasi tinggi Mayapada Grup kepada bangsa Indonesia dalam memberikan layanan kesehatan.

Selain memberikan penanganan penyakit jantung secara gratis, RS Mayapada juga memfokuskan pelayanan khusus kepada HIV/AIDS dan program Keluarga Berencana (KB).

Menteri Kesehatan Nafsiah Mboi memberikan apresiasi tinggi atas inisiatif RS Mayapada untuk memberikan operasi jantung secara cuma-cuma.

Sumber: Suara Pembaruan
CLOSE