Waktu terbaik untuk memeriksa testis, selama atau setelah mandi air hangat. 

Pakar kesehatan dan penulis buku asal Kanada, Jacob Franek mengatakan, kanker testis (buah zakar) kini cenderung menyerang lelaki usia muda, sekitar 15 tahun ke atas 

Meski belum diketahui secara pasti penyebabnya, tapi gaya hidup lelaki muda yang cenderung tak sehat diduga kuat sebagai pemicunya.

Untuk mencegah atau menurunkan risiko tersebut, deteksi dini dengan cara memeriksa sendiri testis Anda sangat penting dilakukan. 

Deteksi sederhana ini, lanjutnya, berguna untuk mengetahui ada tidaknya risiko atau potensi kanker testis.

"Bila terdeteksi secara dini, itu berarti Anda dapat menyelamatkan nyawa Anda sendiri, terlebih kanker testis hampir 100 persen bisa disembuhkan," tambah Franek.

Meski tidak ada aturan seberapa sering kaum lelaki harus memeriksa testisnya, tapi minimal pemeriksaan sebulan sekali harus dilakukan.

"Pemeriksaan rutin akan membuat Anda mengenali bentuk, ukuran dan kondisi testikel  sehingga ketika ada perubahan yang mencurigakan Anda bisa langsung mengambil tindakan," katanya lagi.

Sedangkan waktu terbaik untuk memeriksa, lanjut Franek, selama atau setelah mandi air hangat.

Air hangat membuat kantung pelir (skrotum) menjadi relaks dan testikel mengendur sehingga pemeriksaan menjadi mudah.

Jika saat melakukan pemeriksaan ada pembengkakan, benjolan atau perubahan ukuran atau warna testis, atau merasa sakit atau pegal di daerah pangkal paha, Anda harus segera konsultasi ke dokter spesialis urologi.

Namun bila menemukan perubahan abnormal, Anda jangan terlalu cemas karena belum tentu itu pertanda kanker.

Franek mengatakan, ada banyak penyebab terjadinya benjolan abnormal yang kurang serius  misalnya, infeksi.  "Tapi keluhan ini juga harus tetap segera diobati," imbuhnya. 

Penulis:

Sumber:Askmen