Ilustrasi
Ilustrasi (sumber: Antara)
Setelah pasangan Jon Pieter Manik-Sonta Ria Br Nababan menjalani program inseminasi karena sudah empat tahun menikah belum juga dikaruniai anak.

Bayi kembar empat lahir di Rumah sakit Ibu dan Anak Stella Maris Medan, Suamtera Barat, hari ini.

Buah hati pasangan Jon Pieter Manik (38) dan Sonta Ria Br Nababan (39) itu lahir setelah sebelumnya pasangan tersebut menjalani program inseminasi.

Jon mengatakan, bisa bernafas lega dan sangat bahagia atas kelahiran bayi kembarnya yang sudah lama dinantinya setelah empat tahun menikah.

"Mungkin Tuhan Yang Maha Kuasa memberikan kami hadiah, karena 16 Juni 2011 lalu, kami baru merayakan hari pernikahan kami," katanya saat ditemui di Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) Stella Maris, Medan.

Ia bersama istrinya sebelumnya sudah mencoba berobat ke berbagai tempat demi mendapatkan momongan, namun upaya tersebut belum juga membuahkan hasil.

Sementara dr Binarwan Halim SpOG, yang menangani kelahiran bayi kembar empat tersebut mengatakan, program inseminasi yang dijalankan pasangan tersebut merupakan proses bantuan reproduksi di mana sperma disuntikkan dengan kateter ke dalam vagina (intracervical insemination) atau rahim (intrauterine insemination), pada saat calon ibu mengalami ovulasi.

Upaya tersebut dilakukan karena pasangan Jon-Sonta belum juga mempunyai keturunan setelah empat tahun menikah.

"Setelah kita periksa diketahui bahwa sperma tidak bisa menembus ke dalam rahim. Sehingga perlu dilakukan proses inseminasi ini untuk bisa mendapatkan momongan," kata Binarwan.

Ia juga mengatakan, kelahiran bayi kembar empat itu sangat langka terjadi dalam program inseminasi.

Bahkan menurut Binarwan, program inseminasi yang memakan biaya Rp 3-6 juta itu hanya sekitar satu persen yang bisa menghasilkan bayi kembar empat.

"Termasuk sangat langka bisa menjadi bayi kembar empat seperti ini. Sekitar Pukul 11.00 WIB kita lakukan operasi caesar karena untuk dilakukan persalinan normal tidak bisa dan selesai pukul 12.00 WIB," pungkasnya.