RSUP Fatmawati, Jakarta
RSUP Fatmawati, Jakarta (sumber: Ist)
Rumah sakit yang kali pertama memperkenalkan endoskopi tulang belakang di Indonesia.

Direktur Utama Rumah Sakit Umum Pusat Fatmawati, Andi Wahyuningsih mengatakan, pihaknya memiliki keungulan di bidang bedah orthopedi dan rehabilitasi medik yang terus mengalami perkembangan secara signifikan.

"RSUP fatmawati sejak lama telah melakukan endoskopi tulang belakang, yaitu operasi dengan hanya membedah selebar lima milimeter serta mengobati berbagai kasus cidera dan kelainan tulang lainnya," imbuhnya di Jakarta, Selasa (21/2).

Wahyuningsih menjelaskan, selain menangani kasus tulang belakang, RSUP Fatmawati juga bisa melayani penggantian tulang lutut dan pelayanan tingkat lanjut.

Tak heran bila rumah sakitnya kini dianggap identik dengan rumah sakit tulang atau rehabilitasi orthopedi.

"Awalnya bagian orthopedi dibangun untuk melayani penderita cacat yang salah satunya disebabkan TBC tulang belakang dan polio," katanya.

Namun seiring perkembangan zaman, bedah orthopedi di RSUP Fatmawati banyak sekali memberikan kontribusi di bidang tulang belakang yang kemudian menjadi salah satu unggulan.

"Di RSUP Fatmawati inilah bedah orthopedi mengalami lompatan fasebloposis termasuk untuk kali pertama memperkenalkan endoskopi tulang belakang di Indonesia," katanya.

Sementara itu, Kepala Rehabilitasi Medik RSUP Fatmawati, Luthfi Gatam mengatakan, dokter ahli orthopedi di Indonesia jumlahnya sekitar 500 orang.

"Jumlah ini masih kurang jika dibandingkan dengan jumlah penduduk Indonesia yang sekitar 240 juta jiwa lebih," katanya.

Oleh karena itu, RSUP Fatmawati terus mendorong seluruh dokter orthopedi yang ada di Indonesia untuk melakukan yang sama dengan yang dilakukan pihaknya.

"Pasalnya, kasus kelainan tulang belakang jumlahnya terus meningkat di seluruh Indonesia sehingga diperlukan kesiapan dari dokter-dokter orthopedi yang ada," katanya.