Claire Simmons.
Claire Simmons. (sumber: thesun)
Claire Simmons telah diberitahu dia bisa mati kecuali dia berhenti mengonsumsi pizza keju dan tomat favoritnya.

Perempuan berusia 33 tahun itu mengungkapkan jika ia tak makan apa pun kecuali sepotong pizza polos di mulutnya.

Dia juga gemetar saat dia disuguhi makanan jenis lain.

Sekarang banyak dokter telah memeringatkannya kebiasaan makan anehnya yang dikenal sebagai Selective Eating Disorder, gangguan makan selektif. Menurut para dokter itu akan meningkatkan risikonya terkena stroke atau serangan jantung di kemudian hari.

Claire, dari Notting Hill, London barat, mengungkap kebiasaan makan anehnya setelah The Sun menyoroti kasus Stacey Irvine, gadis 17 tahun yang hanya makan nugget ayam saja selama 15 tahun.

Claire mengaku masih menjaga diri sehat dengan berolahraga dan minum banyak air.

"Tapi dokter mengatakan saya menimbun banyak masalah untuk masa depan karena kurangnya vitamin dan mineral yang bisa menyebabkan stroke atau serangan jantung."

Untuk tetap sehat, para ahli merekomendasikan diet bervariasi, termasuk mengonsumsi buah dan sayuran dalam menu kesehariannya.

Tapi Claire mengatakan, "Saya benar-benar takut pada buah dan sayuran. Dan saya begitu marah ketika orang berpikir saya bersikap  berlebihan. Padahal ini adalah kondisi medis yang nyata."

Catherine Collins, seorang dari Asosiasi Diet Inggris mengomentari kasus Claire.

Menurutnya diet terbatas pada beberapa makanan mengandung antioksidan yang lebih sedikit dan serat yang dilakukan Claire membuatnya berisiko terkena penyakit jantung dan kanker.

Diet tanpa buah dan sayuran lebih tinggi di kalori. Hal ini terkait dengan kenaikan berat badan, sembelit dan kolesterol tinggi yang meningkatkan risiko stroke dan serangan jantung.