Ilustrasi
Ilustrasi (sumber: Suara Pembaruan)
Penyakit yang mirip cacar air ini meski hingga kini belum menyebabkan kematian, tetap harus diwaspadai.

Tiga anak di Kota Batam, Kepulauan Riau, terjangkit penyakit flu singapura dalam sepekan terakhir.

Dr Murfariza Herlina, Sp A, dari  Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Embung Fatimah, Kota Batam, mengatakan, dua anak yaitu, Mirza (2) warga Fanindo Batuaji, dan Asraf (2) warga kavling Baru Sagulung dirawat di RSUD tersebut, sedangkan seorang lagi mendapat perawatan di Bengkong.

"Walaupun hingga saat ini belum menyebabkan kematian, namun fu singapura atau penyakit hand, foot, and mouth perlu diwaspadai, karena sudah ada di beberapa daerah di Indonesia," imbuhnya

Beranjak dari kondisi tersebut Murfariza mengimbau, agar para orangtua memerhatikan kebersihan anak-anaknya. Ini sangat penting dilakukan mengingat Coxsaki virus A16 dan Enterovirus 71 (EV 71) penyebab flu singapura, sangat mudah menulari anak-anak melalui udara.

"Selain itu juga melalui pernapasan, kontak langsung dengan penderita, maupun melalui kotoran," tambah Murfariza.

Menurutnya, dalam tujuh sampai sepuluh hari, pasien penderita flu singapura akan sembuh sendiri bila memiliki antibodi yang kuat. Namun bila antibodinya lemah virus ini bisa menimbulkan komplikasi.

Flu singapura merupakan penyakit yang mirip cacar air, tetapi jenisnya berbeda. Flu singapura, lanjut Murfariza, pernah mewabah di Singapura. Itu yang melatarbelakangi mengapa penyakit ini disebut flu Singapura.

Sebenarnya flu ini awalnya berkembang di Kanada. Awal kedatangannya di Indonesia, lanjutnya, sekitar tahun 2004.

Serangan flu singapura ditandai dengan munculnya bintil-bintil merah yang terkonsentrasi pada tangan, kaki, dan mulut.

Penyakit tersebut umumnya dirasakan penderita sangat tidak nyaman dengan kondisi badan yang meriang serta bintil yang muncul di tangan, kaki, dan mulut.

"Sebaiknya semua peralatan mandi, makan, dan tempat tidur penderita dipisahkan dengan yang lain agar tidak menular. Sementara yang belum terserang agar menjaga ketahanan tubuhnya dengan mengonsumsi makanan bergizi dan vitamin," kata Murfariza.