Selain merusak kesehatan dan membuat gigi menguning, merokok ternyata juga menyebabkan bakteri sehat yang ada di mulut mati.
Akibatnya bakteri patogen-lah (penyebab penyakit) yang justru tumbuh subur sehingga orang yang bersangkutan mudah terkena penyakit gusi.
Demikian hasil studi yang diterbitkan dalam jurnal Infection and Immunity.
Dalam penelitian tersebut para peneliti membersihkan gigi 30 relawan dimana setengah dari mereka adalah perokok. Setelah dibersihkan para peneliti mengambil sampel plak dan DNA dari gigi masing-masing peserta.
Hasil studi menemukan, bahwa non-perokok cenderung memiliki bakteri yang stabil, didominasi oleh spesies jinak.
Menurut para peneliti itu bagus, karena dengan kondisi mulut yang seperti itu sistem kekebalan tubuh terjaga dengan baik sehingga mampu mencegah peradangan akibat infeksi bakteri yang jahat.
Sementara peserta perokok memiliki populasi bakteri yang liar sementara. Kondisi ini tentu saja tak menguntungkan bagi mulut, karena mudah mengalami peradangan akibat infeksi bakteri.





