Pentingnya Penanganan Penderita Alzheimer

Perusahaan penyedia perawat home care serta care giver, PT Insan Medika Persada, menjalin kerjasama dengan Yayasan Alzheimer Indonesia (ALZI), menggelar pelatihan berkala untuk meningkatkan pengetahuan dan kapabilitas caregiver yang bernaung di bawah PT Insan Media, dalam merawat penderita Alzheimer, di Jakarta, Selasa 27 September 2016. (Istimewa)

Oleh: Feriawan Hidayat / FER | Selasa, 27 Sepember 2016 | 22:48 WIB

Jakarta - Perusahaan penyedia perawat home care serta care giver di Indonesia, PT Insan Medika Persada, menjalin kerjasama dengan Yayasan Alzheimer Indonesia (ALZI), dalam menggelar pelatihan berkala untuk meningkatkan pengetahuan dan kapabilitas caregiver yang bernaung di bawah PT Insan Medika, dalam merawat penderita Alzheimer.

Berdasarkan hasil sensus penduduk di tahun 2014, jumlah lanjut usia (Lansia) di Indonesia mencapai 20,24 juta orang atau sekitar 8,03 persen dari seluruh penduduk Indonesia. Jumlah ini, diperkirakan mengalami peningkatan dari tahun 2010 yang hanya terdapat 18,1 juta orang.

"Kebanyakan para penderita Alzheimer adalah orang tua berusia lanjut dan permasalahan yang muncul terkadang adalah pihak yang merawat belum tentu paham mengenai bagaimana cara terbaik untuk tidak hanya mendeteksi tetapi juga menangani penderita Alzheimer," kata Founder Alzheimer's Indonesia, DY Suharya, di sela-sela acara seminar "Teknik Merawat dan Mendampingi Orang dengan Dementia dan Alzheimer untuk Caregivers dan Keluarga" di Jakarta, Selasa (27/9).

Seminar Penanganan Penderita Alzheimer

CEO PT Insan Medika Persada, Try Wibowo, menambahkan, di Indonesia saat ini angka penderita demensia telah menyentuh hampir 1,2 juta jiwa. Angka ini, diperkirakan akan naik hingga lebih dari 4 juta orang tahun 2050. Karenanya, pada tahun ini pemerintah telah melakukan beberapa inisiatif untuk menangani penyakit Alzheimer.

"Lansia merupakan siklus hidup yang hampir pasti dialami setiap orang, dan Alzheimer dapat menimpa siapa saja. Sehingga penting bagi pemerintah dan swasta bekerjasama dalam menyiapkan lansia yang aktif, mandiri dan produktif," kata Try Wibowo.

Sebagai perusahaan yang menyediakan home health care, lanjut dia, pihaknya mempunyai misi untuk membantu para lansia untuk mendapatkan perawatan yang tepat dan prima dari para caregiver.

"Karena itu, kami bekerjasama dengan instansi-instansi terkait, seperti ALZI dan mengadakan pelatihan berkala untuk menyiapkan dan meningkatkan kualitas dari para caregiver," tambah Try.




Sumber: BeritaSatu.com
ARTIKEL TERKAIT