Vaksin Ebola

WHO Sebut Uji Coba Vaksin Ebola Efektif

Vaksin Ebola (Istimewa)

Washington - Organisasi kesehatan dunia (WHO) menyatakan, hasil uji coba paling baru mengukuhkan bahwa vaksin eksperimental Ebola terbukti sangat efektif. Keberhasilan ini dinilai sebagai kemajuan besar untuk mencegah perebakan wabah yang membunuh ribuan orang di Afrika barat.

Pihak WHO sendiri, memimpin studi tentang vaksin Ebola yang dikembangkan oleh pemerintah Kanada dan akan dibuat oleh perusahaan farmasi Amerika Merck & Co.

"Saya yakin, kita kini bisa mencegah penyebaran Ebola lewat virus yang dikenal dengan jenis Zaire," kata Asisten Direktur WHO, dr Marie-Paule Kieney.

Ia mengatakan, vaksin-vaksin Ebola lainnya masih terus diuji coba, dan diperlukan vaksin khusus untuk melawan jenis virus Ebola dari Sudan.

Pihak Merck sendiri, diperkirakan akan meminta persetujuan pemerintah Amerika Serikat (AS) dan Eropa, untuk memproduksi dan menjual vaksin itu tahun depan.

Sebelumnya, kalangan ilmuwan dan pakar kesehatan, diketahui telah berusaha membuat vaksin Ebola sejak bertahun-tahun, namun baru kali ini berhasil.

Vaksin eksperimental tersebut, diberikan kepada 5.800 orang di Guinea tahun lalu, ketika wabah Ebola sudah mulai mereda. Semua orang yang diberi vaksin itu pernah mengadakan kontak fisik dengan pasien Ebola. Mereka mendapat vaksinasi itu segera setelah terjadi kontak atau tiga minggu kemudian.

Setelah 10 hari, orang-orang yang segera mendapat vaksin setelah terjadi kontak dengan penderita Ebola, tidak terkena wabah itu, tapi 23 orang yang diberi vaksin tiga minggu kemudian menunjukkan gejala terkena Ebola.



/FER

AFP, VOA,