Ilustrasi kaki kram.

Varises, Masalah Kecantikan atau Penyakit?

Ilustrasi kaki kram. (Nectura Juice)

Jakarta - Varises, kerap dianggap masalah sepele orang banyak orang dan hanya dianggap menganggu estetika atau penampilan. Padahal, varises bisa berujung pada kematian apabila tidak ditangani dengan cepat. Lalu, apakah varises masalah kecantikan atau penyakit?

Dr Alexander jayadi Utama SpB dari RS Premier Bintaro mengatakan banyak yang tidak menyadari kalau varises itu bukan soal kecantikan tapi berupa penyakit Vena kronis. Ketidak tahuan umum tentang penyakit varises ini menyebabkan penderita cenderung mengatasinya dengan hanya pengobatan alternative atau pergi ke klinik kecantikan. Celakanya, penyakit kronis akibat gangguan aliran balik darah kotor di kaki, ternyata tidak ditanggung oleh BPJS. Karena masih dianggap masalah kecantikan dan bukan penyakit kronis.

"Sementara, para ahli medis (kedokteran) sudah menganggap ini penyakit kronis yang harus diatasi dengan lebih serius," ungkap dr Alexander, dalam keterangan persnya, Kamis (28/12).

Lebih lanjut, dr Alexander menambahkan, sebenarnya varises dapat terjadi pada semua bagian tubuh, tapi umumnya lebih sering terjadi pada bagian betis. Bagi kaum wanita, varises sangat mengganggu penampilan, apalagi salah satu penyebabnya karena seringnya mereka memakai high heels. Bahkan gejala dan akibat yang ditimbulkan oleh varisespun berbeda-beda antara mereka yang hamil dan tidak hamil.

"Lebih ekstrim lagi sering orang awam justru memijat bagian varises tersebut dengan maksud cepat menghilangkannya lewat bantuan cream yang dijual bebas, padahal ini dapat berakibat fatal, membuat pembuluh darah pecah yang dapat berujung kematian,” papar dr Alexander.

Sementara itu, Ketua umum PPLIPI Indah Surya Dharma Ali menyatakan bahwa acara-acara berbagi informasi seperti ini dan kegiatan nyata dari soal pendidikan sampai masalah UMKM dikalangan para perempuan lintas profesi seluruh Indonesia akan terus digerakkan. Saat ini PPLIPI sudah memiliki 19 cabang diseluruh nusantara.

"Kita sadar perempuan dengan kekuatan yang dimilikinya adalah penggerak utama sekaligus influencer terbaik untuk sebuah perubahan agar hidup lebih baik lagi, baik untuk lingkungan keluarganya atau untuk orang-orang disekitarnya,” tutur Indah Surya Dharma Ali selaku ketua umum PPLIPI.

 



Investor Daily

Indah Handayani/FER

Investor Daily