Malam Tahun Baru, RS Dr Soetomo Surabaya Tambah Kamar Operasi i

Ilustrasi rumah sakit dr Soetomo, Surabaya.

Oleh: Aries Sudiono / PCN | Sabtu, 31 Desember 2016 | 14:41 WIB

Surabaya- Memasuki libur (cuti) bersama pergantian tahun 2017, RSUD dr Soetomo Surabaya mengoptimalkan pelayanan dengan menambahkan enam kamar operasi, yang sudah di siapkan mulai, Kamis (29/12). Jika sebelumnya ada empat kamar maka kini ditambah enam kamar di Instaladi Gawat Darurat.

Selain itu juga disiagakan kecukupan mobil ambulans, ruang rawat inap cadangan, ketersediaan obat dan logistik, layanan patologi klinik, termasuk Radiologi dan CT-scan, serta 24 jam kesiapan tenaga perawat dan dokter.

"Dengan tambahan kamar operasi itu, maka RSUD sebagai rumah sakit rujukan bagi kawasan Indonesia Timur (Intim), kita harapkan kedaruratan medik dapat segera ditangani," ujar Kepala Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) RSUD Dr Soetomo Surabaya, dr Harsono yang dikonfirmasi, Kamis.

Lebih lanjut, ia mengemukakan, bahwa langkah (penambahan kamar operasi tersebut) untuk mengantisipasi membludaknya pasien pada pergantian tahun nanti. Selain menyiagakan dokter reguler, pihaknya juga menyediakan dokter on call. Total dokter on call ada 94 tenaga yang disiapkan. “Kalau yang reguler jumlahnya 435 dokter. Jadi pada intinya kita siap siaga sejak malam Natal hingga malam Tahun Baru,"ujar mantan kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Provinsi Jatim itu.

Sebagai rumah sakit milik daerah, pihaknya menyatakan akan siap menjadi rumah sakit rujukan selama libur Tahun Baru. Namun, ia berharap agar masing-masing rumah sakit harus menjalankan sistem rujukan berjenjang terlebih dahulu, agar tidak terjadi pembludakan pasien.

"Ya, pada intinya kesiagaan (Natal dan) Tahun Baru hampir sama seperti tahun lalu. Siap menjadi rumah sakit rujukan tersier bagi masyarakat, kalau ringan bisa di layanan primer, jika berat bisa langsung ke sini," katanya. Ia membenarkan, bahwa mayoritas pasien yang ditangani ketika menjelang dan sesudah tahun baru pada umumnya pasien akibat kecelakaan lalu lintas, pasien kelelahan akibat kondisi tubuh yang menurun dan seterusnya.




Sumber: Suara Pembaruan
ARTIKEL TERKAIT