Pertama di Flores, Siloam Labuan Bajo Layani Cuci Darah

Fasilitas medis di Rumah Sakit Siloam Labuan Bajo. (Willy Grasias/ Beritasatu.com)

Oleh: Willy Grasias / HA | Kamis, 20 April 2017 | 23:39 WIB

Labuan Bajo - Rumah Sakit Siloam Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur, telah membuka layanan hemodyalisis atau cuci darah bagi pasien gagal ginjal, dan merupakan rumah sakit pertama di Flores yang memiliki fasilitas tersebut.

Sebagai satu-satunya rumah sakit swasta bertaraf internasional di Flores, Siloam juga menambah dokter spesialis yang sekarang mencapai 16 orang ditambah 12 dokter umum, setelah setahun beroperasi di kota wisata pantai tersebut.

“Pelayanan hemodialysis adalah yang terbaru serta satu-satunya di Rumah Sakit yang ada di Flores. Pelayanan hemodialysis ini dimulai sejak bulan Oktober 2016. Kami mengoperasikan empat mesin, beroperasi dari hari Senin sampai Sabtu dan melayani kurang lebih enam pasien setiap harinya,” kata Direktur Rumah Sakit Siloam Labuan Bajo dr Ridwan Lembong dalam jumpa pers, Kamis (20/4).

Fasilitas lain yang tersedia di sana adalah spesialis telinga, hidung dan tenggrokan (THT), CT Scan, dan pemeriksaan kesehatan menyeluruh (general medical checkup).

"Pelayanan hemodialysis merupakan prosedur terapi pengganti ginjal dengan cara mencuci sebagian darah agar racun-racun sisa metabolisme dapat dikeluarkan dari tubuh. Dengan pelayanan hemodialysis pasien dengan gagal ginjal stadium akhir dapat mencapai kualitas hidup yang lebih baik,“ kata dr Wiliam W. Angliwarman, selaku penanggunjawab pelayanan hemodialysis di Siloam.

"Unit hemodialysis yang terdapat di rumah sakit ini tidak hanya melayani cuci darah, namun juga memperhatikan kebutuhan pasien secara holistik seperti penanganan anemia, hipertensi, dan malnutrisi."

Pasien BPJS
Ridwan mengatakan Siloam Labuan Bajo merupakan mitra pemerintah untuk melayani pasien dari program BPJS.

“Sampai dengan saat ini, Rumah Sakit Siloam sudah melayani 13.000 pasien BPJS, baik dari Kabupaten Manggarai Barat, Manggarai dan Manggarai Timur," kata Ridwan.

"Pasien BPJS memiliki unit rawat inap dengan kapasitas 110 tempat tidur, unit rawat jalan, unit gawat darurat yang beroperasi 24 jam. Selain itu juga dengan pelayanan penunjang medis seperti kamar operasi, perawatan intensif, laboratorium, radiologi, farmasi, pelayanan rehab medik, medical checkup, dan pelayanan hemodialysis.”




Sumber: BeritaSatu.com
ARTIKEL TERKAIT