Menyangkut jumlah sperma yang dimilikinya, ukuran dan kedahsyatannya, serta gangguan kesehatan yang bisa dialaminya.

Ada banyak penelitian yang mengungkapkan berbagai misteri yang tersembunyi dalam alat kelamin kaum Adam ini. Apa saja? Berikut penjelasannya.

1.Setiap 'gumpalan' air mani mengandung 400 juta sperma.
Bahkan di beberapa kasus, mencapai 600 juta sperma. Perlu diketahui, rata-rata 'gumpalan' air mani yang dimiliki lelaki sekitar 40 juta sperma, tetapi ada juga yang mencapai hingga 600 juta sperma.  Padahal hanya satu 'kecebong kecil', yang menggeliat pada 200 detik inci, yang berhasil menembus ke sel telur dan kemudian menghasilkan janin (bayi).

Air mani sendiri mengandung asam sitrat, asam amino bebas, fruktosa, enzim, phosphorylcholine, prostaglandin, kalium, dan seng. Rata-rata volume air mani diproduksi dalam ejakulasi tunggal bervariasi dari 2 sampai 5 ml. Air mani dari ejakulasi dapat berisi antara 40 juta dan 600 juta sperma, tergantung pada volume ejakulasi dan lamanya waktu sejak ejakulasi terakhir.

2.Ikan Paus Biru memiliki penis terpanjang di dunia, yakni 2,4 meter.
Penis hewan biasanya proporsional dengan ukuran tubuh, namun terdapat variasi ukuran yang besar di antara spesies, baik panjang maupun diameter. Meski demikian, bentuknya hampir selalu berupa tabung. Misalnya, penis gorila dewasa yang tengah ereksi mencapai 4 cm. Sementara pada penis simpanse yang berukuran tubuh lebih kecil memiliki panjang dua kali lipat.

Nah, bila Ikan Paus Biru memiliki penis terpanjang di dunia, lantas siapakah yang memiliki penis terkecilnya? Jawabannya adalah tikus kesturi. Binatang mungil ini memiliki penis sebesar 0,2 inci. Lantas, bagaimana dengan ukuran penis manusia? Penis manusia relatif besar proporsinya daripada primata sekerabat lainnya.

Penelitian yang dilakukan oleh sebuah LSM di Amerika terhadap lelaki dewasa di Singapura, tahun 2000 menunjukkan, bahwa ukuran panjang penis rata-rata sekitar 8 cm saat tidak ereksi, tapi ketika ereksi bertambah menjadi sekitar 12 cm.

Penelitian itu juga menunjukkan tidak terdapat perbedaan yang bermakna antara ukuran penis lelaki dan etnik Cina, India, dan Melayu, baik pada saat tidak ereksi maupun saat ereksi. Penelitian ukuran penis terhadap etnik Kaukasia yang dilakukan oleh Welles dan kawan-kawan pada tahun 1996 menunjukkan ukuran panjang rata-rata penis 8,8 cm dalam keadaan tidak ereksi dan menjadi 12,9 cm pada saat ereksi.

3.70 persen lelaki di dunia tidak disunat.
Penelitian terbaru menunjukkan, hanya 30 persen anak laki-laki disunat, karena mereka menganut agama Islam dan Yahudi. Sementara selebihnya (70 persen) tidak disunat. Namun, di AS, jumlah ini mendekati 55 persen, karena alasan kesehatan kaum lelaki di sana memutuskan untuk disunat.

Dalam Jurnal Pediatric terbitan November 2006, sunat (khitan) ternyata bisa mengurangi risiko tertular dan menyebarkan infeksi penyakit menular sampai sekitar 50 persen. Untuk mencegah infeksi para gynecology di Amerika Serikat mengkhitan setiap bayi laki – laki yang lahir di rumah sakit.

Tahun 1980-an di laporkan bahwa anak yang tidak dikhitan (Sircumsisi) berisiko menderita infeksi saluran air kencing 10 – 20 kali lebih tinggi. Selain itu, khitan juga dinilai mampu mencegah kanker dan dapat mengatasi phimosis. Suatu keadaan di mana ujung preputium (kulit luar penis) mengalami penyempitan sehingga tidak dapat ditarik ke arah proximal (bawah), melewati glans (kepala penis), yang biasanya dapat mengakibatkan obstruksi air seni. Bila hal ini di biarkan terus tanpa ada penanganan lebih lanjut akan mengakibatkan peradangan pada penis.

4.Tidak seperti manusia, mayoritas penis binatang memiliki tulang.
Meskipun penis manusia memiliki fungsi dan asal-usul (ontogeni) yang sama dengan mamalia lainnya, tapi ia memiliki kekhasan. Ingin tahu apa kekhasannya? Penis manusia tidak memiliki kulit pelindung yang menyembunyikannya di saat "istirahat".
   
Selain itu, penis manusia sama sekali tidak memiliki baculum (tulang penis), sehingga untuk penetrasi ke dalam vagina, dalam ereksi penis mengandalkan sepenuhnya pada pasokan darah ke dalam kantung-kantung (corpora) yang ada di dalam batang penis. Berbeda dengan penis kebanyakan binatang (mamalia) yang memiliki tulang, termasuk penis yang dimiliki simpanse dan gorila.

5.Lelaki menjadi 'budak' dari penisnya.
Seseorang terangsang secara tidak sengaja. Bukan sesuatu yang bisa direncanakan. Rangsangan terjadi di dalam sistem syaraf simpatik, bukan dalam pikiran manusia.

6.Ukuran penis tak ada kaitannya dengan ukuran anggota tubuh lainnya.
Selama ini banyak orang mengaitkan ukuran penis dengan ukuran anggota tubuh lainnya seperti jari tangan, kaki bahkan hidungnya. Padahal semua itu hanya mitos belaka yang tak benar sama sekali.  Sebuah penelitian di Korea menyebutkan, bahwa ukuran penis seseorang bisa dilihat dari ukuran jari tengah. Itu sama sekali tidak benar. Yang perlu Anda ketahui adalah, rata-rata ukuran penis ketika ereksi sekitar 5-6,4 inchi.

7.Penis bengkak benar-benar nyata.
Penis membengkak yang dalam istilah prokem-nya disebut blue ball adalah sebuah keluhan yang mengacu pada rasa nyeri di testis. Keluhan ini bisa terjadi bila darah yang memenuhi pembuluh darah di daerah kelamin lelaki selama rangsangan seksual, tidak dialirkan melalui orgasme.

Saat seorang lelaki terangsang secara seksual, pembuluh nadi yang membawa darah ke daerah kelamin melebar, sementara pembuluh balik yang membawa darah dari daerah kelamin menjadi lebih sempit dibandingkan pada saat tidak terangsang.

Aliran darah yang tidak seimbang inilah yang mengakibatkan bertambahnya jumlah darah yang terperangkap dalam alat kelamin, sehingga menyebabkan penis menjadi ereksi dan testis menjadi penuh dengan darah. Selama proses pembendungan dalam pembuluh darah ini, testis menjadi 25 - 30 persen lebih besar.

Penulis: