Ilustrasi Jamkesmas
Paket manfaat Jamkesmas tahun 2013 sama dengan tahun lalu dimana hampir semua layanan kesehatan dasar tercakup.

Pemegang kartu Jaminan Kesehatan Masyarakat (Jamkesmas) yang baru sudah bisa menggunakan kartunya untuk mengakses layanan di Rumah Sakit.

"Kami umumkan bagi pemegang kartu Jamkesmas baru, kartu tersebut sudah bisa  digunakan sejak 1 Januari 2013, dan kartu yang lama tidak akan berlaku lagi akhir Februari mendatang," ujar Dirjen Bina Upaya Kesehatan, Supriyantoro, Jumat (18/01).

Untuk tahun 2013 telah ditetapkan penerima Jamkesmas sebesar 86,4 juta jiwa atau naik sekitar 10 juta orang dari penerima tahun lalu.

Pemerintah telah menganggarkan Rp 88,3 triliun untuk skema Jamkesmas tahun 2013  dan melibatkan 1071 Rumah Sakit, 449 di antaranya adalah Rumah Sakit swasta.

Kartu Jamkesmas sendiri sudah mulai didistribusikan sejak Desember. Namun, kurangnya sosialisasi menyebabkan beberapa Rumah Sakit masih menolak melayani pemegang kartu dengan alasan kartu tersebut baru berlaku bulan Februari.

Supriyantoro mengakui masih kurangnya sosialisasi baik untuk pemegang kartu maupun bagi Rumah Sakit.

"Saya akui sosialisasi belum 100 persen terserap, selain itu kami menganggap saat ini masih masa transisi sehingga banyak yang belum tahu," ungkapnya.

Menurut Supriyantoro, membagikan 86,4 juta kartu lewat 9900 Puskesmas di seluruh  Indonesia bukanlah hal yang mudah. Masih ada beberapa masalah yang terjadi seperti kartu terlambat diterima peserta, salah kirim, kartu rusak atau terpotong, serta peserta yang ternyata sudah meninggal atau  pindah alamat.

Ia menambahkan, paket manfaat Jamkesmas tahun 2013 sama saja dengan tahun 2012 dimana hampir semua layanan kesehatan dasar tercakup.

Supriyantoro meminta masyarakat untuk mewaspadai petugas pembagi kartu yang meminta bayaran karena hal itu tidak dibenarkan.

"Kami sudah memberikan paket untuk para kader mungkin ini memang tidak  mencukupi, tetapi tetap saja mereka tidak boleh memungut biaya sepeserpun kepada para penerima kartu, tolong dilaporkan," ujarnya.

Direktur Utama PT Asuransi Kesehatan, Fahmi Idris, mengatakan masyarakat  pemegang kartu Jamkesmas yang mengalami kesulitan dalam mengakses layanan kesehatan bisa segera melapor ke Askes center yang ada di setiap  rumah sakit, atau menelpon ke hotline Askes di nomor 500400.

Penulis: /WBP