Festival Indonesia Mengajar Dibanjiri Ribuan Relawan

Suasana Festival Gerakan Indonesia Mengajar di Ecovention Hall Ancol Jakarta, Sabtu (5/10). (Mahesa Bismo/Beritasatu.com)

Oleh: Mahesa Bismo | Sabtu, 5 Oktober 2013 | 17:06 WIB

Jakarta - Hari ini, Sabtu (5/10), Festival Indonesia Mengajar yang diklaim sebagai festival kerja bakti terbesar di Jakarta, resmi dibuka. Bertempat di Ecovention Hall Ancol, Jakarta, acara ini sudah dibanjiri ribuan pengunjung dari pagi hingga sore. Festival Indonesia Mengajar ini sendiri akan berlangsung sepanjang 5-6 Oktober 2013.

"Relawan yang mendaftar lewat online saat ini telah mencapai 9.141 orang. Belum lagi relawan on the spot yang juga sudah mengantre sejak pagi," ujar Hikmat Hardono, Direktur Eksekutif Gerakan Indonesia Mengajar (GIM), dalam sesi media briefing, Sabtu (5/10).

"Teman-teman di Jakarta dan Indonesia secara umum sudah menunjukkan semangat yang luar biasa, jika dilihat dari antusiasme, juga jumlah pengunjung yang datang," tambah Hikmat.

Hikmat mengatakan bahwa kesadaran ini merupakan sebuah kemajuan bagi Republik Indonesia (RI). Sementara, relawan peserta yang datang pun tampak tidak kalah semangat dengan relawan panitia di festival ini.

"Mereka yang datang di hari ini seperti sudah bersiap-siap untuk menjadi seperti relawan panitia. Jadi, walaupun harus antre, sedikit kepanasan, dan bekerja bakti, mereka tetap semangat," tutur Hikmat.

"Saya merasa festival ini sangat berbeda, tidak seperti festival-festival lainnya. Kerja bakti ini mempunyai output yang jelas dan bermanfaat," ujar Tuti, salah satu pengunjung, memberikan komentarnya.

Yang menarik, walau Festival Indonesia Mengajar baru dibuka hari ini, ada banyak pihak yang ingin terlibat untuk kerja bakti lebih awal. Sebagai contohnya, salah satu wahana di festival ini, Kemas-Kemas Sains, sudah memulai memotong-motong kardus untuk bahan peraga nanti.

"Potongan kardus yang dibuat jumlahnya hampir 17.000 keping dengan berbagai bentuk," ujar Haiva Muzdalifa, Koordinator wahana Kemas-kemas Sains.

Sementara itu, jumlah buku yang tergalang di wahana Kotak Cakrawala, pun melampaui target yang telah ditetapkan oleh panitia. Telah terkumpul lebih dari 60.000 eksemplar buku, hingga sehari sebelum pelaksanaan. Ada pula kelompok relawan dari Bandung, Yogyakarta dan Surabaya, yang menggalang buku di kotanya masing-masing dan dibawa ke Festival GIM.

 


Sumber:
ARTIKEL TERKAIT