[VIDEO] Kadisdik DKI: Kalau Retno Hebat, Jadilah Guru yang Baik

Mantan Kepala SMA Negeri 3 Retno Listyarti (facebook)

Oleh: Febriamy Hutapea | Selasa, 19 Mei 2015 | 11:27 WIB

Jakarta - Polemik pencopotan Retno Listyarti dari jabatan kepala sekolah SMA 3 berujung panjang dengan adanya ancaman gugatan karena dia menilai pemecatannya tidak sah.

"Dia buktikan saja. Kalau memang hebat jadi guru yang baik. Jadi tidak dipecat dalam arti…(tidak dilanjutkan, red). Saya kira yang paling penting, seorang guru, seorang kepala sekolah itu kejujurannya nomor satu," kata Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta Arie Budhiman, Senin (19/5).

Arie mengatakan Retno dikembalikan bekerja sesuai tugas pokok dan fungsinya yaitu menjadi guru di SMA 13 Jakarta Utara.

Pencopotan jabatan Retno dari Kepala SMA 3 dinilai telah melalui prosedur yang sesuai karena sudah melibatkan Badan Kepegawaian Daerah dan Inspektorat DKI.

Retno merasa pemecatannya sebagai Kepala SMA 3 cacat prosedur karena dia mengaku baru mendapat surat keputusan pada 11 Mei 2015 dan keesokan harinya sudah langsung ada serah terima jabatan Kepala SMA 3.

Sanksi ini merupakan imbas aksinya yang dinilai keluyuran saat anak didiknya menjalani ujian nasional (UN). Retno terlihat berada di SMA 2 dan melakukan sesi wawancara dengan TV One.

Di saat yang sama, Presiden Joko Widodo, Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama dan Menteri Pendidikan Anies Baswedan sedang mengunjungi SMA 2 untuk meninjau pelaksanaan UN.

Simak video selengkapnya dari Beritasatu News Channel.

  • LAPORAN KEUANGAN