Komisi X Usulkan Pajak Buku Diturunkan

Komisi X Usulkan Pajak Buku Diturunkan
Pengunjung melihat-lihat buku yang dipajang di salah satu stan pada Pameran Buku Indonesia 2013 di Istora Senayan, Jakarta, Sabtu (9/11). Pameran buku nasional yang diikuti lima puluh penerbit dan sepuluh perpustakaan daerah itu akan berlangsung hingga 10 November 2013. ( Foto: Antara / Andika Wahyu )
Maria Fatima Bona / FMB Selasa, 12 April 2016 | 20:16 WIB

Jakarta - Anggota komisi X fraksi Golkar, Ferdiansyah mengatakan, dalam Rancangan Undang-Undang Sistem Perbukuan terdapat banyak masukan untuk pemerintah terkait perbukuan. Salah satunya adalah penurunan pajak buku.

Dia menyebutkan, penurunan pajak buku bertujuan untuk mendorong serta merangsang pelaku perbukuan untuk menghasilkan karya terbaik dan berkualitas. Pasalnya, sejauh ini keterlibatan penulis belum mendapat tempat dari negara.

“Kita usulkan untuk pengurangan pajak buku agar bisa merangsang para pelaku perbukuan,” kata poltisi Tasikmalaya, Jawa Barat itu, pada Rapat Kerja (Raker) Komisi X dengan Kemdikbud tentang RUU Sistem Perbukuan di Gedung DPR RI, Jakarta, Selasa, (12/4).

Lanjut dia, adanya RUU Sistem Perbukuan dapat memudahkan masyarakat memperoleh buku-buku dan mudah menjangkau baik dari segi harga maupun lokasi. Hadirnya RUU Sistem Perbukuan dirancang untuk mengatur sistem perdagangan buku sehingga masyarakat mudah mendapatkan buku dengan harga yang terjangkau.

“Selama ini kendala buku karena sulit dijangkau dan penyebarannya tidak merata, sehingga harga buku mahal,” kata Ferdi

Selain itu, dari sisi konten masih banyak yang tidak sesuai. Bahkan banyak buku- buku yang tidak layak tersebar luas. Maka ke depannya, buku-buku yang diterbitkan harus sesuai dan sistem sehingga terjamin mutunya. Hal lainnya, persiapan peralihan perpusatakaan versi digital sesuai dengan kebutuhan jaman.

Sumber: Suara Pembaruan