Konsumen Didorong Gunakan Tas Belanja Ramah Lingkungan

Peluncuran program Tempo Scan Love Earth, di Mal Kota Kasablanka, Jakarta. (Istimewa)

Oleh: Feriawan Hidayat / FER | Jumat, 29 April 2016 | 16:03 WIB

Jakarta - Berdasarkan data Jenna Jembeck, Indonesia terdaftar sebagai negara penghasil sampah plastik di laut terbesar di dunia (setelah Tiongkok yang menduduki peringkat pertama), dengan volume sampah sebanyak 187,2 juta ton per tahun. Kondisi ini tentunya mengindikasikan rendahnya kesadaran, ditambah masih sedikitnya edukasi tentang bahaya konsumsi plastik secara berlebihan.

Kondisi ini tentunya harus disikapi secara serius, termasuk langkah Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) yang merilis kebijakan kantung plastik berbayar di 23 kota untuk meminimalisir penggunaan dan konsumsi kantong plastik.

"Untuk tahap awal diterapkan di 23 kota, dan akan terus ditingkatkan. Program tersebut mengarah kepada penyadaran untuk mengubah kebiasaan masyarakat dalam hal pemakaian kantung plastik," ujar Dirjen Pengelolaan Sampah dan Bahan Beracun KLHK disela-sela peluncuran program Tempo Scan Love Earth, di Mal Kota Kasablanka, Jakarta Selatan.

Pemerintah, lanjut dia, tentunya tak bisa sendirian dalam meminimalisir sampah plastik dan membutuhkan dukungan serta keterlibatan dari berbagai pihak, termasuk peran swasta.

"Beberapa kota telah berhasil mereduksi sampah plastik hingga lebih dari 80 persen, Balikpapan dan Banjarmasin termasuk yang paling bagus dalam pengurangan sampah plastik," tambahnya.

Sementara itu, Presiden Direktur PT Tempo Scan Pasifik Tbk, Handojo S Muljadi, mengatakan, program Tempo Scan Love Earth merupakan program kepedulian lingkungan yang diinisiasi Tempo Scan melalui tas belanja ramah lingkungan bekerjasama dengan mitra retail modern market nasional.

"Melalui program ini, kami menjalin kerjasama dengan mitra seperti Hypermart, Carrefour, Alfamart, Giant, Superindo dan lainnya. Konsumen akan terus didorong menggunakan tas ramah lingkungan secara berkelanjutan, dengan pemberian sejumlah insentif menarik saat mereka berbelanja," beber Handojo.

Selain itu, kata dia, Tempo Scan juga telah menyiapkan 740.000 shopping bag yang tersedia di gerai-gerai pasar modern secara nasional.

"Selain bisa digunakan secara berulang kali, konsumen tentunya akan mendapatkan keuntungan tambahan lain sepanjang program ini berlangsung mulai 1 Mei hingga 31 Juli 2016," tambahnya.


Sumber: BeritaSatu.com
ARTIKEL TERKAIT