Ibu Negara Memotivasi Tenaga Pendidik

Iriana Joko Widodo. (Antara)

Oleh: Arnold H Sianturi / YUD | Rabu, 2 November 2016 | 22:12 WIB

Medan - Ibu Negara Iriana Joko Widodo memotivasi 1.400 guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) untuk tetap semangat memberikan pendidikan terhadap taman kanak - kanak. Motivasi itu bertujuan membangun anak bangsa yang berakhlak, berpikir kritis dan berkarakter.

Iriana Didampingi Mufidah Jusuf Kalla dan sejumlah istri menteri kabinet kerja, yang tergabung dalam Organisasi Aksi Solidaritas Era Kabinet Kerja (OASE-KK) menyampaikan, peranan tenaga pendidik itu sangat penting dalam menentukan masa depan bangsa.

"Tadi saya bertemu dengan murid - murid PAUD di Deli Serdang, dan sekarang bertemu dengan pengajar. Kami memang sengaja datang untuk bertemu dengan ibu - ibu sekalian. Guru merupakan sosok yang mulia karena mengajar tanpa mengenal rasa lelah. Guru juga mengajar tanpa pamrih," ujarnya, Rabu (2/11).

Ibu Negara juga mendorong seluruh pengajar untuk terus bersemangat dalam memberikan pendidikan buat anak - anak tersebut. Tugas mulia itu diharapkan terus dilaksanakan agar masa depan bangsa semakin terbangun untuk masa mendatang. Iriana memberikan bingkisan kepada seluruh pengajar.

Setelah berdialog dengan pengajar, rombongan Iriana mengunjungi hasil kerajinan tangan masyarakat yang dipamerkan Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Sumut. Iriana menyatakan kekagumannya saar melihat hasil kerajinan itu.

Iriana juga melakukan dialog langsung dengan penenun kain Songket Deli. Dia mempertanyakan proses pembuatan kain itu dari awalnya. Iriana semakin kagum ketika mendapatkan penjelasan untuk proses pembuatan, untuk sehelai benang yang berproses dengan memakan waktu selama dua minggu.

Setelah melihat seluruh hasil kerajinan tersebut, Ibu Negara membeli beberapa hasil kerajinan masyarakat. Iriana bersama rombongan begitu antusias saat melihat hasil kerajinan tangan yang dianggap sangat menarik dan berkualitas tersebut. Apalagi, hasil kerajinan itu sudah melayani permintaan dari luar negeri selain dalam negeri.

Kunjungan Ibu Negara bersama dengan rombongan itu dikawal ketat oleh aparat TNI, Polri. Bahkan, masyarakat sangat antusias menyambut kedatangan rombongan orang nomor satu di republik ini. Hal ini terlihat dari banyaknya masyarakat yang berdiri di pinggir jalan untuk melihat kendaraan Ibu Negara itu saat melintas.

"Kita merasa bangga karena Ibu Negara bersama rombongan menyempatkan diri untuk berkunjung ke daerah ini. Kunjungan merupakan kesempatan masyarakat untuk menyambutnya meski hanya bisa melihat kendaraan rombongan," kata seorang warga di Asrama Haji Medan, Sulastri (48).

Sugianto (46), warga lainnya menyampaikan, kedatangan rombongan Ibu Negara membuat situasi beberapa kawasan jalan menjadi tertib. Bahkan, arus lalulintas menjadi lancar. Padahal, arus lalulintas di jalan yang dilalui rombongan itu, dikenal sangat tidak tertib.

"Kita berharap supaya Bapak Presiden Joko Widodo maupun Wakil Presiden Jusuf Kalla untuk bisa mengelilingi Kota Medan. Kedatangan itu dipastikan akan membuat pemerintah di kota ini untuk segera memperbaiki insfrastruktur jalan yang banyak mengalami kerusakan dan bergelombang tersebut," sebutnya.




Sumber: Suara Pembaruan
ARTIKEL TERKAIT