Peluang Kuliah di Luar Negeri Lewat Program Study Abroad

Peluang Kuliah di Luar Negeri Lewat Program Study Abroad
Ilustrasi Mahasiswa Universitas Prasetiya Mulya. ( Foto: Istimewa )
Feriawan Hidayat / FER Rabu, 27 September 2017 | 21:24 WIB

Tangerang Selatan - Universitas Prasetiya Mulya menawarkan kesempatan mahasiswa jurusan manajemen semester enam belajar di luar negeri melalui program Study Abroad.

Pembantu Dekan IV Pengembangan dan Knowledge Dissemination Universitas Prasetiya Mulya, Elliot Simangunsong PhD menyatakan, mahasiswa yang dinyatakan lolos nantinya akan menjalani pendidikan selama satu semester.

"Nantinya, nilai yang diperoleh selama menjalani Study Abroad akan ditransfer menjadi angka kredit atau SKS untuk nilai semester 6," ujar Elliot di sela-sela Study Abroad Day di kampus Universitas Prasetiya Mulya, BSD, Tangerang Selatan, Rabu (27/9).

Menurutnya, memang tidak semua yang berminat otomatis bisa lolos karena harus menjalani proses seleksi. "Kami ingin yang dikirimkan bukanlah mahasiwa yang asal-asalan dan tidak memenuhi syarat yang bisa mengakibatkan saat pengiriman mahasiswa tahun berikutnya," katanya.

Elliot mengatakan, pihaknya telah menjalankan program ini sejak tiga tahun yang lalu dan telah mengirimkan 20 orang mahasiswa ke luar negeri.

"Mereka yang pernah menjadi peserta Study Abroad umumnya mencari mata kuliah khusus yang belum ada atau pengembangannya sehingga mampu menambah pengetahuan khususnya mengenai bisnis," tambahnya.

Ketua Program S1 Universitas Prasetiya Mulya, Dr Christina Yosevina menyatakan, pengiriman mahasiswa ke luar negeri melalui Study Abroad juga jawaban dari keinginan orangtua agar anaknya bisa memiliki pengalaman sekolah di luar negeri.

"Orangtua mahasiswa enggan menyekolahkan anaknya keluar negeri, karena takut tidak pulang. Makanya, kuliah satu semester lalu pulang untuk menyelesaikan studi, lulus lalu melanjutkan usaha orangtua," kata Christina.

Bagi Universitas Prasetiya Mulya sendiri ini, lanjut dia, program ini sebagai langkah untuk menjadikan kampus berkelas internasional. Untuk itu, kata Christina, pihaknya akan membuka kelas yang memungkinkan mahasiswa dari luar negeri belajar di Universitas Prasetiya Mulya.

"Tahap selanjutnya, setidaknya 3 tahun ke depan kita akan melakukan pertukaran dosen utamanya dengan kampus-kampus luar negeri yang telah bekerja sama," pungkasnya.



Sumber: BeritaSatu.com