Kuliner Indonesia Pukau Academy International of Gastronomy di Paris

Kalau soal kuliner, Sumatera Barat memang harus diakui, salah satu jagoan kuliner dunia. ()

Oleh: / BW | Selasa, 7 Februari 2017 | 12:51 WIB

Paris- Gala dinner Academy International of Gastronomy di Hotel Le Bristol Paris berakhir manis. Masakan Indonesia berhasil memukau para Presiden Gastronomi dari beberapa negara yang berkumpul di Paris untuk kongres 2017, Senin (6/2), di Prancis.

”Penuh kebanggaan, dan penuh sensasi. Mereka bahagia merasakan nikmatnya masakan kita,” ujar Ketua Tim Percepatan Wisata Kuliner dan Belanja Kempar Vita Datau Messakh.

Vita yang juga Presiden Akademi Gastronomi Indonesia (AGI) itu menjelaskan, kekayaan budaya kuliner Indonesia yang beragam menjadi warna warni penyajian di Gala Dinner tersebut.

”Mereka juga terkesan dan kaget saat saya menginformasikan bahwa 17 persen dari spesies dunia dapat ditemui di Indonesia yang memiliki lebih dari 17.000 kepulauan dan lebih dari 1.300 suku, 2.500 ikan air laut, 2.184 ikan air tawar, dan 40.000 spesies tanaman. Mereka kaget bahwa negara kita punya semuanya,” kata wanita yang hobi naik motor besar itu.

Lebih lanjut Vita mengatakan, pihaknya juga berhasil menjelaskan kepada seluruh perserta bahwa budaya di Indonesia sangat berdampak pada kebiasaan makan di Indonesia melahirkan lebih dari 5.000 resep tradisional.

Vita juga mempromosikan kepada para petinggi Gastronomi tersebut bahwa sangat layak jika tanah air Indonesia disebut sebagai negara Gastronomi terkaya di belahan bumi ini. Mempopulerkan karya budaya kuliner Indonesia inilah yang diminta Menpar Arief Yahya agar menjadi kekuatan atraksi Pariwisata Indonesia. Thailand, Vietnam, dan Malaysia sudah lebih dulu menggunakan diplomasi kuliner untuk mendongkrak wisatanya. “Dan itu sukses, sekarang makin mendunia,” jelas Arief.

Menurut Arief Yahya, kuliner dan belanja itu dua hal yang penting dalam pariwisata. Bukan hanya destinasi alam dan buatan saja, yang bisa menjadi pelengkap atraksi wisata.

Vita Datau menambahkan, respons kuliner Indonesia di Eropa cukup kuat. ”Itu terbukti dengan hidangan yang dipilih. Mereka terpukau dan punya rasa ingin tahu yang besar, dari bagaimana bentuk asli bumbu dan bahan yang digunakan,” katanya.




Sumber: PR
ARTIKEL TERKAIT