Ilustrasi seorang barista sedang menghias minuman kopi hasil racikannya.

Tiga pemenang IBC tingkat nasional akan mewakili Indonesia pada ajang kompetisi barista tingkat dunia di Melbourne, Australia.

Bali - Sejumlah ahli peracik kopi atau biasa dikenal dengan sebutan Barista,  mengikuti babak penyisihan Indonesia Barista Competition (IBC) yang berlangsung di sebuah pusat perbelanjaan yang ada di kawasan Kuta, Bali.

"Para peserta merupakan hasil penyisihan pada babak kalibrasi yang diikuti 21 peserta sejak Jumat (8/2). Dari jumlah itu yang berhasil masuk pada penyisihan kali ini berjumlah 12 orang," kata Veronica Herlina, Ketua Panitia IBC di Kuta, Bali, Sabtu (9/2).

Menurut dia, dari jumlah itu akan dipilih lima orang pemenang yang akan diterbangkan ke Jakarta untuk mengikuti kompetisi tingkat nasional bersama dengan para pemenang dari provinsi lainnya.

Lebih lanjut Herlina  mengatakan, kompetisi kali ini merupakan kegiatan reguler yang digelar setiap dua tahun sekali.

"Tahun 2013 ini "roadshow" dilakukan di lima kota yakni Denpasar, Surabaya, Yogyakarta, Bandung, dan Jakarta. Tahun-tahun sebelumnya hanya di satu tempat saja," ujarnya.

Herlina menjelaskan bahwa lima perserta terbaik yang diambil dari masing-masing kota tersebut akan beradu keahlian di Jakarta, pada 10-13 April mendatang.

Babak final tingkat nasional sendiri akan diikuti total 25 peracik kopi dari lima kota yang menjadi ajang babak penyisihan.

Nantinya akan dipilih tiga orang pemenang pada babak final, yang akan mewakili Indonesia pada ajang kompetisi barista tingkat dunia yang akan berlangsung di kota Melbourne, Australia.

Herlina mengharapkan bahwa melalui kompetisi itu, menjadi seorang bisa menjadi profesi yang cukup membanggakan karena mengutamakan keahlian dan kemampuan dalam meramu kopi yang sudah merupakan minuman khas dinikmati masyarakat dunia.

"Melalui kompetisi ini kami perkenalkan kepada masyarakat bahwa menjadi barista itu bisa mendapat tempat di masyarakat sehingga mereka tahu apa itu barista dan bagaimana profesi mereka," tukasnya.

Penulis: AFP/ANT/FER