Sprinter remaja Jepang, Yoshihide Kiryu.

Tokyo - Seorang remaja asal Jepang, pada akhir pekan ini akan mencoba membuktikan apakah dia bisa segera menjadi orang Asia pertama yang mampu berlari 100 meter di bawah 10 detik. Jika berhasil, maka ia akan bergabung dalam jajaran manusia tercepat dunia yang selama ini didominasi oleh para pelari berkulit gelap.

Yoshihide Kiryu, demikian nama sosok berusia 17 tahun itu, saat ini sebenarnya sudah memegang rekor bersama tercepat dunia untuk kategori junior. Catatan terbaiknya baru saja dibuat pekan ini, dalam sebuah kejuaraan di Hiroshima di mana dia berlari 10,01 detik. Catatan yang membuatnya jadi satu dari tiga saja pelari dunia berusia di bawah 20 tahun yang mampu berlari secepat itu.

Pelajar SLTA ini pun sempat menyatakan bahwa dirinya optimistis bisa mencatatkan diri sebagai pelari tercepat di Jepang. Bahkan lebih jauh, dia mengaku sudah tak sabar menatap "tantangan" lebih besar, yaitu menantang Usain Bolt, manusia tercepat dunia saat ini.

"Ini seperti mimpi. Terus terang saja, saya merasa kaget," ungkapnya kepada media massa Jepang, usai melihat catatan waktu terbaiknya di nomor 100 meter dalam ajang Mikio Oda Memorial, Senin (29/4) lalu, yang merupakan perlombaan perdananya melawan pelari senior.

Di ajang itu sendiri, Kiryu akhirnya memenangi putaran final dengan catatan 10,03 detik. Termasuk yang dikalahkannya adalah pelari usia 20 tahun semifinalis Olimpiade London 2012, Ryota Yamagata.

"Dengan capaian sejauh ini, saya berniat menjadi orang (Jepang) pertama yang bisa berlari (100 meter) di bawah 10 detik," ujar Kiryu pula. "Jika saya mempersiapkan diri dengan baik, rasanya saya bisa berlari 10 detik," lanjutnya.

Dengan catatan waktu terbaiknya yang saat ini saja sudah berada di puncak catatan pelari dunia tahun ini, kesempatan terdekat Kiryu untuk membuat rekor di bawah 10 detik itu pun segera datang. Tepatnya yaitu pada Minggu (5/5) depan, di ajang Seiko Golden Grad Prix yang merupakan putaran ketiga dari seri IAAF World Challenge.

Dalam ajang yang bakal digelar di Stadion Nasional Tokyo itu, Kiryu akan berlomba dengan tujuh pelari tercepat lainnya. Tiga di antaranya (pernah) memiliki catatan waktu di bawah 10 detik, yaitu dua pelari Amerika Serikat (AS) Mike Rodgers (9,85 detik) dan Mookie Salaam (9,97), serta Derrick Atkins (9,91) asal Bahama.

Penulis: Arsito Hidayatullah

Sumber:AFP