Pembalap Spanyol Finis Pertama di Etape Keempat

Sejumlah pembalap beradu cepat dalam ajang balap sepeda Tour de Flores 2017 etape ke tiga, dimulai dari kota Ende dan berakhir di Mbay, Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur, 16 Juli 2017. Pemenang dalam tape Ende-Mbay berjarak 83,3 kilometer dengan rute seremonial 9,2 kilometer tersebut adalah Arvin Moazamigodarzi (Iran), Pishgaman Cycling Team (Iran) dengan catatan waktu 02:05:57. (BeritaSatu Photo/Joanito De Saojoao)

Oleh: Carlos KY Paath / JAS | Senin, 17 Juli 2017 | 14:11 WIB

Borong – Pembalap sepeda asal Spanyol, Edgar Nohales Nieto dari 7 Eleven Cycling Team (Filipina) tampil sebagai juara etape keempat Tour de Flores (TdF). Edgar finis dengan mencatatkan waktu 4 jam 47 menit 29 detik.

Juara Umum TdF 2016, Daniel Whitehouse berhasil finis di posisi kedua. Pembalap berkebangsaan Inggris dari CCN Cycling Team (Laos) tersebut, finis +00:00 di belakang Nieto. Peringkat tiga diraih rekan setim Whitehouse, Samuel Volkers asal Australia dengan selisih +00:53 dari Nieto.

“Saya sangat senang sekali,” kata Nieto usai menuntaskan etape sejauh 170,9 kilometer dari Mbay, Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT) menuju Borong, Kabupaten Manggarai Timur, Senin (17/7).

Etape ini merupakan rute terpanjang. Start dimulai pukul 09:00 WITA, Senin (17/7), di Jalan Soekarno Hatta. Garis finis di Jalan Borong Gemur, depan sekolah Ranaloba, Borong.

“Mungkin kalian kira saya hanya berjuang di satu kilometer terakhir, tapi bagi saya, saya berjuang sepanjang 170 kilometer,” ucap Nieto.

Sebanyak 67 pembalap menjalani etape keempat. Jumlah ini berkurang dari 71 pembalap etape sebelumnya. Empat pembalap tidak dapat melanjutkan lomba.

Pada awal start, Whitehouse berusaha memisahkan diri dari peleton. Ia didampingi pembalap asal Korea Selatan (Korsel) Hyosuk Gong dari Terengganu Cycling Team (Malaysia). Dalam 50 km usai start terdapat empat pembalap termasuk Whitehouse berada di depan.

Jarak dengan peleton sekitar enam menit, tak lama kemudian sempat 11 menit. Setelah 311 kelokan antara Bajawa dan Aimere, gap tersebut tambah melebar hingga 20 menit.

Manajer, Ricardo Rodriguez Director mengungkapkan, etape keempat memang cukup menantang. “Ini etape yang panjang dan keras. Medannya berbahaya (karena ada 311 kelokan),” kata Rodriguez.

Meski begitu, sejak awal balapan, ia optimistis timnya meraih hasil terbaik. “Dari awal kami sudah yakin, seharusnya menangnya kemarin,” tandasnya.

Para pembalap masih akan mengikuti etape kelima Borong-Ruteng yang berjarak 55,5 kilometer dengan rute seremonial 9,4 km, Selasa (18/7).




Sumber: Suara Pembaruan
ARTIKEL TERKAIT