Sean Gelael Raih 14 Poin di Italia

Pembalap Formula 2 asal Indonesia, Sean Gelael. (Twitter Sean Gelael)

Oleh: / JAS | Minggu, 3 September 2017 | 21:35 WIB

Jakarta - Pembalap Indonesia Sean Gelael terbilang meraih hasil maksimal pada balapan Formula 2 di Sirkuit Autodromo Nazionale Monza, Italia, yang berakhir Minggu (3/9) setelah mampu meraih 14 poin dari dua balapan yang dijalani.

Salah satu andalan tim Pertamina Arden berdasarkan data dari laman www.fiaformula2.com, Minggu, pada balapan feature, Sean finis di urutan kelima dan berhak mendapatkan 10 poin dan di balapan sprint finis keenam dan berhak mendapatkan empat poin.

Bagi anak pasangan Ricardo dan Rini Gelael, mendapatkan 10 poin pada balapan feature merupakan yang terbesar selama turun di Formula 2 musim ini. Raihan poin ini terasa istimewa karena mampu memutus rentetan kegagalan setiap turun di sirkuit legendaris ini.

Perjuangan pembalap yang didukung penuh Jagonya Ayam KFC Indonesia di balapan feature bukan perkara mudah karena diwarnai banyak insiden yang melibatkan pembalap. Namun, Sean juga diuntungkan dengan adanya pinalti yang diterima pebalap didepannya yaitu Alexander Albon.

"Ini balapan yang sulit terutama dibalapan feature. Pada balapan sprint saya sebenarnya lebih mudah membawa mobil, namun upaya saya untuk bertahan di barisan depan belum berhasil," kata Sean Gelael dalam keterangannya kepada media.

Hasil bagus Sean di Monza ternyata tidak diikuti rekan satu timnya yaitu Norman Nato. Pembalap asal Prancis ini hanya mampu finis di urutan ke-14 pada balapan feature dan urutan ke-10 pada balapan sprint. Dengan demikian, pembalap berusia 25 tahun ini tidak mendapatkan tambahan poin.

Dengan tambahan 14 poin, Sean Gelael bertengger di posisi ke-15 klasemen dengan 17 poin. Norman Nato berada di posisi kedelapan dengan 91 poin. Sedangkan puncak klasemen diisi Charles Leclerc dari Prema Racing dengan 218 poin.

Selain mampu mendongkrak posisi klasemen dan memutuskan rentetan kegagalan, apa yang diraih di Monza bisa dijadikan bekal untuk mengikuti latihan bebas pertama Formula 1 bersama tim Toro Rosso di GP Singapura, 15-17 September.

"Kesempatan yang luar biasa. Merupakan suatu kehormatan untuk memacu mobil Formula 1 di dekat negara saya, Indonesia. Seperti spons, saya akan menyerap ilmu dan belajar sebanyak mungkin serta membatu STR dengan segara cara," kata Sean Gelael.

Latihan bebas bersama tim Toro Rosso ini tidak hanya digelar di Singapura saja, namun Sean Gelael juga mendapatkan kesempatan pada tiga balapan berikutnya yaitu GP Malaysia (29 September-1 Oktober), GP Amerika Serikat (20-22 Oktober), dan GP Meksiko (27-29 Oktober).




Sumber: ANTARA
ARTIKEL TERKAIT