Rm Budi Kepala Campus Ministry Unika Soegijapranata Semarang

Rm Budi Kepala Campus Ministry Unika Soegijapranata Semarang

Romo Vikjend KAS FX Sukendar menyalami Romo Aloys Budi Purnomo Pr disaksikan Romo Y Gunawan Pr dan Rektor Unika Soegijapranata Prof Dr Ir Budi Widiarnako MSc ()

Oleh: L Gora Kunjana / GOR | Jumat, 16 Juni 2017 | 22:40 WIB

SEMARANG – Ketua Komisi Hubungan Antaragama dan Kepercayaan Keuskupan Agung Semarang (Kom HAK KAS) Romo Aloys Budi Purnomo Pr ditunjuk menjadi Kepala Campus Ministry Universitas Katolik (Unika) Soegijapranata Semarang.

Acara serah terima tugas pelayanan (Sertitupel) Kepala Kepala Campus Ministry dari Romo Y Gunawan Pr --yang harus menjalani studi lanjut di Universitas Gregoriana, Roma sesudah empat tahun mengemban tugas – kepada Romo Budi dilakukan Jumat (16/6) diawali dengan perayaan Ekaristi.

Suasana Perayaan Ekaristi Suci di Kapel St Ignatius Unika Soegijapranata Semarang begitu semarak. Misa Konselebrasi dipimpin oleh Vikaris Jenderal Keuskupan Agung Semarang, FX Sukendar Wignyosumarta Pr didampingi Romo Y Gunawan Pr dan Romo Aloys Budi Purnomo Pr disemarakkan Gratia Choir Unika Soegijapranata dengan suara indah para mahasiswi-mahasiswa Unika yang bergabung dalam Orang Muda Katolik Kampus (OMK).

Hadir dalam kesempatan itu adalah Prof Dr Ir Y Budi Widianarko MSc (Rektor) dan Dr Frederick Ridwan Sanjaya (Rektor terpilih yang per September 2017 nanti menggantikan tugas Prof Budi).

Hadir pula para Pengurus Yayasan Sanjaya, antara lain Dr Al Agus Suryono MM, Prof Dr M Sidhartani Zain, Romo R Sugihartanto Pr, para Wakil Rektor dan dosen (antara lain Dr Augustina Sulastri, Lita Widyo Hastuti, Prof Agnes Widanti dan Prof Andreas Lako).

Mengenai penggunaan istilah Sertitupel bukan Sertijab, Romo Budi yang masih harus melayani sebagai Kom HAK KAS selama 10 tahun terakhir ini (per 1 Mei 2008) dan kini merangkap menjadi Romo Campus Ministry, menjelaskan, ”Yang saya emban adalah tugas pelayanan, bukan jabatan. Saya diutus melayani Kampus Unika Soegijapranata dalam rangka reksa pastoral kampus. Itulah sebabnya ini merupakan sertitupel daripada sertijab."

Terkait tugas barunya tersebut Romo Budi yang juga Pemred Majalah INSPIRASI, Lentera yang Membebaskan, sebuah karya kerasulan jurnalistik yang dirintisnya sejak terbit perdana September 2004 lalu meminta dukungan doa.

"Mohon doa dan restu agar dapat mengemban tugas pelayanan ini demi kemuliaan Tuhan dan keselamatan jiwa-jiwa keluarga besar Unika Soegijapranata mulai dari para dosen, staf, karyawan dan mahasiswi-mahasiswa seluruhnya," ujar Romo yang juga Wakil Ketua FKUB (Forum Kerukunan Umat Beragama) Jawa Tengah.

100% Katolik, 100% Indonesia
Menurut Romo Budi, Romo Gunawan dengan sangat bagus telah membangun sisi-sisi Kekatolikan Unika Soegijapranata.

"Saya tinggal mempertahankan dan melanjutkan saja semua hal baik yang sudah dimulai Romo Gunawan. Paling-paling, dalam visi Soegijapranata yang terkenal dengan motto: 100% Katolik, 100% Indonesia; saya tinggal memaksimalkan aspek Ke-Indonesia-an sehingga menjadi lengkaplah Unika Soegijapranata 100% Katolik, 100% Indonesia. Semua itu sudah ada, saya hanya mewarnai saja untuk selanjutnya dalam kerja sama dengan Rektor Unika dan Tim Campus Ministry."

Visi Soegijapranata 100% Katolik, 100% Indonesia sekarang ini harus dihayati dalam konteks NKRI yang multikultur dan multireligius. Dalam konteks Rencana Induk KAS (RIKAS), visi itu dapat diimplementasikan dalam peradaban kasih bagi masyarakat Indonesia yang sejahtera, bermartabat dan beriman, apa pun agamanya.

Masuk ke dunia kampus bukanlah hal baru bagi Romo tahbisan 8 Juli 1996 itu. Di usia awal Imamatnya, 21 tahun silam, tercatat, Romo Budi pernah mengajar di Universitas Atma Jaya dan Sanata Dharma Yogyakarta.

Romo Budi yang menyelesaikan Studi Licentiat Teologi di Fakultas Kepausan Teologi Wedhabakti Yogyakarta itu menjadi Staf dan Rektor Seminari Tinggi St Petrus Pematangsiantar Sumatra Utara periode Agustus 2000 - Januari 2004.

Romo yang hobi menyanyi, meniup saksofon dan menulis itu juga pernah menjadi Tim Prof Agnes Widanti dalam mengajar di Program Pasca-Sarjana Hukum Kesehatan Unika Soegijapranata.

Romo yang sudah menulis lebih dari 70 buku dan merilis enam album rohani dan sedang mempersiapkan album baru bertajuk "UntukMu Indonesia" ini juga pernah mengajar para Pertapa Pertapaan St. Maria Rawaseneng, Temanggung, dan STPKat Ronggowarsita Semarang.

Selamat menunaikan tugas pelayanan Reksa Pastoral Kampus Unika Soegijapranata, Romo, dalam semangat adoratif, interreligius dan multikultur. Tetap jaga kesehatan dalam berkat Tuhan!




Sumber: Investor Daily
ARTIKEL TERKAIT