Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Hatta Rajasa memberi salam dengan para menteri dari negara-negara ASEAN lain dalam jamuan makan siang Pertemuan Dewan ASEAN Economic Community (AEC) ke-9 di International Convention Centre, Bandar Seri Begawan, Brunei Darussalam, Rabu (10/4)

Jakarta - Menko Perekonomian Hatta Rajasa menginstruksikan Menteri Pertanian Suswono dan Menteri Perdagangan Gita Wirjawan melakukan intervensi untuk menjamin ketersediaan pasokan pagan, khususnya beras dan daging sapi di pasaran menjelang puasa.

“Terutama daging sapi, saya sudah perintahkan cepat dilakukan intervensi. Sebab menjelang puasa harga daging pasti tinggi,” kata Hatta di Kantor Kepresidenan, Jakarta, Selasa (4/6).

Hatta mengatakan, harga daging sapi dan kebutuhan pangan lainnya harus stabil tanpa dirusak oleh spekulan-spekulan tidak bertanggung jawab.

“Cegah spekulasi untuk menaikkan harga pangan. Jangan memberatkan masyarakat. Kami akan lakukan intervensi beras dan apapun untuk menjaga stabilitas dan ketersediaan pangan,” jelas Hatta.

Dia mengungkapkan, menjelang Lebaran konsumsi daging sapi dan bahan panan lainnya meningkat cukup signifikan. “Kami harus penuhi kebutuhan. Masyarakat ingin makan daging,” kata Hatta.

Sebelumnya, Perum Bulog menyatakan saat ini Indonesia perlu mengimpor tambahan daging sapi senilai Rp 350 miliar. Bahkan, pada pekan lalu, Menteri Perdagangan Gita Wiryawan mengumumkan pelonggaran pembatasan impor daging sapi.

Kuota untuk ternak dan sebagian daging sapi impor telah dimajukan untuk meningkatkan suplai jangka pendek. Selain itu, tidak akan ada pembatasan impor daging sapi potongan primer hingga akhir tahun.

Penulis: Nov

Sumber:Investor Daily