Hatta Rajasa, Menko Perekonomian

Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Hatta Rajasa mengatakan sejak dikeluarkannya peraturan tentang pengenaan pajak penghasilan (PPh) dengan tarif 1% atas omzet tertentu, tidak akan membuat sektor Usaha Kecil dan Menengah (UKM) menurun.

Menurutnya PPh yang mulai berlaku 1 Juli justru dengan dikeluarkannya peraturan tersebut prospek pertumbuhan sektor UKM akan semakin tinggi.

Dia menilai justru sektor UKM akan semakin berkembang karena modalnya akan naik dua kali lipat karena kemudahan dalam kredit.

Hatta menjelaskan PPh 1% atas omzet tertentu ini akan menimbulkan dua dampak, ia mengatakan dampak pertama, ada potensi penerimaan negara akan naik sedangkan dampak kedua akan mensejahterakan para pelaku UKM karena pemerintah memberikan kemudahan dalam tarif pajak tidak berdasarkan pembukuan.

"1 Juli peraturan ini fix berlaku, dan saya optimistis penerimaan negara akan naik dan sektor UKM akan berkembang," ujar dia saat ditemui dalam acara " Wisuda Sarjana Universitas Al Azhar, Jakarta, Sabtu (29/6).

Hatta mengatakan pemerintah juga akan memberikan pelatihan pelatihan kepada pelaku UKM khususnya dalam akses permodalan dan perhitungan pajak. Menurutnya hal ini penting dilakukan untuk membentuk keahlian para pelaku UKM dalam menghitung pajaknya sendiri sehingga ketika pelaku UKM tersebut sudah mempunyai omzet di atas Rp 4,8 miliar maka tarif yang dikenakan tidak 1% lagi.

Hatta menjelaskan dampak diberlakukannya PPh 1% atas omzet tertentu ini terhadap perekonomian nasional sangat besar, khususnya untuk menambah penerimaan negara.

Dia mengatakan pertumbuhan penerimaan pajak akhir akhir ini. mengalami penurunan karena sektor pertambangan tidak sekuat tahun lalu, sehingga berpengaruh besar pada penerimaan pajak. Menurutnya dengan adanya pengenaan pajak pph terhadap UKM maka penerimaan negara bisa optimal.

Hatta mengatakan jika penerimaan negara sudah optimal maka perekonomian akan stabil.

 

Penulis: DHO/YUD

Sumber:Investor Daily