Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Hatta Rajasa (kanan) berjabat tangan dengan Menteri Ekonomi Perdagangan dan Industri Jepang Motegi (kiri) ketika pertemuan bilateral di Nusa Dua, Bali, Jumat (4/10). Pertemuan tersebut merupakan pertemuan kelima kalinya dalam Forum Ekonomi Bersama Indonesia-Jepang.

Nusa Dua - Perhelatan akbar Konferensi Tingkat Tinggi Asia Pacific Economic Cooperation (APEC) 2013 telah berakhir. Acara ini juga telah melahirkan kesepakatan bilateral antara Indonesia dengan negara-negara lain.

Menteri Koordinator (Menko) Perekonomian Hatta Rajasa menyampaikan, ada beberapa kesepakatan bilateral yang terjadi selama APEC berlangsung.

"Indonesia dan Meksiko sepakat akan menjajaki kerja sama komprehensif meliputi politik, perdagangan dan investasi, pariwisata, dan pertukaran sosial-budaya. Meksiko juga menekankan pentingnya menjaga kerja sama dengan ASEAN," ujar Hatta, di Nusa Dua, Bali, Selasa (8/10).

Sementara itu, Hatta menambahkan, pertemuan bilateral dengan delegasi Hong Kong membahas mengenai perjanjian perdagangan bebas Hong Kong-ASEAN. Hong Kong juga akan membuka kantor perdagangan dan bisa ditingkatkan untuk melakukan currency swap.

"Dengan Vietnam, membahas nota kesepahaman kerja sama strategis untuk periode 2014-2018. Sementara dengan Peru, membahas pentingnya mengajak ASEAN bekerja sama dengan Pacific Alliance," ujar Hatta.

"Rusia berkomitmen untuk investasi di bidang hilirisasi mineral, dan mengembangkan infrastruktur terutama kereta api di daerah Kalimantan," tambah Hatta.

Dikatakan Hatta lagi, sementara itu Jepang akan menambah investasi di bidang industri manufaktur dan infrastruktur. Jepang juga menanyakan perkembangan proyek pembangkit listrik di Batang, Jawa Tengah, senilai US$4 miliar.

 

Penulis: Faisal Maliki Baskoro