Ilustrasi
Pertumbuhan ekonomi Brasil tahun lalu adalah 7,5 persen

Brasil mengambilalih posisi Inggris sebagai negara dengan kekuatan ekonomi nomor enam terbesar di dunia.

Laporan kelompok riset The Centre for Economic and Business Research (CEBR) memperlihatkan posisi negara-negara Asia melesat sementara Eropa turun peringkat.

CEBR juga memprediksi posisi ekonomi Inggris akan diambil alih oleh Prancis pada tahun 2016.

Ekonomi zona eropa akan turun 0,6 persen pada tahun 2012 jika masalah yang membelit saat ini bisa diselesaikan. Namun jika gagal maka nilai euro akan turun dua persen.

Kepala eksekutif CEBR Douglas McWilliams mengatakan kemampuan Brasil mengalahkan ekonomi Inggris merupakan bagian dari tren yang berkembang.

"Ini adalah bagian dari perubahan ekonomi besar, bukan hanya dari Barat ke Timur namun juga negara-negara yang menghasilkan komoditas utama, seperti makanan dan energi. Mereka tumbuh sangat baik dan secara perlahan masuk ke urutan ekonomi besar," jelas McWilliams.

Laporan yang dikeluarkan Dana Moneter Internasional (IMF) awal tahun ini menunjukkan bahwa Brasil mengambil alih posisi Inggris pada tahun 2011.

Brasil memiliki populasi penduduk sekitar 200 juta atau tiga kali lipat Inggris.

Pertumbuhan ekonomi Brasil tahun lalu adalah 7,5 persen namun untuk tahun 2011, pemerintah menetapkan 3,5 persen.

Pada kuartal ketiga tahun ini ekonomi Brasil melambat dan analis menyebutkan hal itu disebabkan tingginya suku bunga perbankan akibat krisis zona euro.

Meskipun saat ini Brasil lebih banyak menjual produk ke China, namun sektor manufaktur mengeluh karena terganggu oleh harga murah barang-barang dari Asia.

CEBR juga memberikan perhatian terhadap Rusia yang tahun ini menduduki posisi keempat. Diperkirakan posisinya akan naik ke nomor empat pada t ahun 2020.

Demikian juga dengan India, yang saat ini menduduki posisi 10, pada tahun 2020 akan melonjak ke posisi lima.

Sementara itu posisi negara-negara Eropa akan terus merosot. Saat ini kekuatan ekonomi Jerman berada pada urutan nomor empat. Pada tahun 2020 diperkirakan jatuh ke urutan tujuh.

Inggris yang saat ini berada di urutan ketujuh akan beranjak ke urutan delapan. Sementara Prancis jatuh dari urutan kelima menjadi sembilan.
-

Penulis:

Sumber:BBC