Garuda Indonesia dan Air Niugini Buka Jalur Penerbangan

Garuda Indonesia dan Air Niugini Buka Jalur Penerbangan
Pesawat milik maskapai Garuda Indonesia. ( Foto: Beritasatu.com/Danung Arifin )
Ezra Sihite / MUT Selasa, 12 Mei 2015 | 13:58 WIB

Jakarta - Salah satu hal yang paling sering menjadi perhatian Presiden Joko Widodo (Jokowi) adalah konektivitas. Hal itu pula yang menjadi salah satu hasil kunjungan kenegaraan Presiden Joko Widodo ke Papua Nugini yang berlangsung 11 hingga 12 Mei 2015. Dengan melihat pentingnya keterhubungan, pemerintah Indonesia dan Papua Nugini (PNG) sepakat membuka jalur penerbangan melalui Garuda Indonesia dan Air Niugini.

“Kita juga sepakat untuk meningkatkan konektivitas,”  kata Jokowi di Port Moresby, PNG, sebagaimana dirilis Setkab, Selasa (12/5).

Konektivitas diyakini bisa meningkatkan berbagai kerjasama baik perdagangan maupun investasi dan menggandeng berbagai pihak swasta antara lain bidang energi, telekomunikasi dan perikanan. Jalur penerbangan yang dibuka yaitu Port Moresby-Denpasar-Jakarta dan Port Moresby-Singapura-Jakarta.

“Kita menyambut baik kesepakatan Garuda Indonesia untuk melakukan go share dengan Air Niugini,” kata presiden.

Dalam kunjungan ke negara itu, presiden juga menyempatkan bertemu WNI di Port Moresby. Di PNG diketahui sekitar 1100 WNI berada. Selain itu Jokowi juga sempat melakukan pertemuan dengan pertemuan dengan Gubernur Jenderal Sir Michael Ogio dan Ketua Parlemen Hon. Theo Zurenuoc.

Melaui keterangan pers bersama, PM PNG Peter O’Neill menyambut positif niat peningkatan kerjasama kedua negara. PNG adalah mitra dagang terbesar Indonesia di antara negara-negara kepulauan di Pasifik dengan volume perdagangan antara kedua negara pada 2014 mencapai $US 206,68 juta.

Sumber: PR
CLOSE