Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) yang baru, Suryamin (kanan) bersama Kepala BPS yang lama Rusman Heriawan usai pelantikannya di Kantor Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), Jakarta.  FOTO : Dhoni Setiawan/ANTARA
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) yang baru, Suryamin (kanan) bersama Kepala BPS yang lama Rusman Heriawan usai pelantikannya di Kantor Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), Jakarta. FOTO : Dhoni Setiawan/ANTARA
Suryamin sebelumnya menjabat sebagai Sekretaris Utama BPS.

Menteri Negara Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Bappenas Armida S Alisjahbana melantik kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Suryamin menggantikan Rusman Heriawan yang sebelumnya ditunjuk Presiden Susilo Bambang Yudhoyhono (SBY) menjadi Wakil Menteri Pertanian.
 
Suryamin sebelumnya menjabat sebagai Sekretaris Utama BPS. Beliau menjadi Pejabat Pelaksana Tugas (Plt). Selain itu, ikut dilantik dua pejabat BPS lainnya yaitu Sekretaris Utama BPS Eri Hastoto menggantikan Suryamin dan Deputi Bidang Neraca dan Analisis Statistik BPS,  Suharyanto.
 
"Momen ini menjadi komitmen kita semua untuk menjaga kinerja dan aspek regenerasi di BPS. Kiranya kebijakan dan program yang selama ini sudah  berjalan bisa ditingkatkan," kata Menteri PPN Armida di Gedung Bappenas, Jakarta, hari ini.
 
Acara pelantikan ini dihadiri sejumlah pejabat pemerintah seperti perwakilan dari Bank Indonesia (BI), Ketua Komisi XI DPR RI Emir Moeis dan sejumlah kepala lembaga pemerintah non kementerian (LPNK) lainnya.
 
Lebih lanjut Armida berharap, program reformasi pemutakhiran data harus segera diimplementasikan agar mendapatkan data yang akurat. Hal itu dilakukan melalui kerjasama dan koordinasi BPS dengan lembaga pemerintah lainnya dan  lembaga-lembaga di tingkat internasional "Itu harus terus ditingkatkan," kata Armida. 

Dia juga menegaskan, BPS perlu memberikan perhatian terhadap komunikasi data untuk meminimalkan kesalahpahaman soal pengguna data, termasuk dari kalangan media massa.