Pemudik Bisa Nikmati Tol Jakarta-Semarang Tahun Ini

Sejumlah alat berat difungsikan dalam proyek jalan tol Batang-Semarang seksi I di Batang, Jawa Tengah, 9 Januari 2017. Antara/Harviyan Perdana Putra ()

Oleh: / WBP | Senin, 9 Januari 2017 | 12:32 WIB

Batang- Pemerintah menjamin jalan Tol Jakarta hingga Semarang sudah bisa dilalui pemudik pada Lebaran tahun ini menyusul akan beroperasinya tiga ruas tol Trans Jawa.

"Tiga ruas tol Pejagan-Pemalang, Pemalang-Batang dan Batang-Pemalang sudah nyambung dan bisa dilalui secara fungsional," kata Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Menpupera) Basuki Hadimuljono kepada pers di Kabupaten Batang, Senin (9/1). Penegasan tersebut disampaikan terkait rencana kunjungan kerja Presiden Jokowi ke lokasi pembangunan tol ruas Batang-Semarang sepanjang 75 km.

Dia menjelaskan, fungsional berarti kendaraan pemudik golongan 1 sudah bisa lewat meski jalannya baru berupa lantai kerja atau lean concentrate dengan ketebalan beton 10 cm dan campuran semen dan tanah yang agak keras.

Basuki menekankan bahwa Kempupera dan Badan Usaha Jalan Tol yakni PT Jasa Marga, PT Waskita dan PT Sumber Mitra Jaya seeta para kontraktor sepakat menjaga ritme pekerjaan agar bisa selesai tepat waktu.

Basuki juga mengatakan, kunjungan kerja kali ini bertujuan memastikan jalan tol Trans Jawa Jakarta-Surabaya sepanjang 650 km selesai 2018. Selain itu, meyakinkan mudik 2017 bisa tembus tidak hanya sampai Pemalang, tapi hingga Ngaliyan, Semarang.

Basuki sendiri mengaku sudah sejak Sabtu (8/1) memonitor langsung perkembangan pembangunan tiga ruas jalan tol tersebut dan berkesimpulan bahwa secara keseluruhan berdasarkan aspek prasarana, mudik tahun ini bisa lebih baik dari tahun 2016.

Dengan fungsionalnya jalan tol trans Jawa sampai Semarang, alternatif rekayasa lalu lintas semakin banyak, karena arus tidak hanya terfokus di Brebes Timur seperti tahun lalu. "Kalau nanti di Ngaliyan itu berfungsi, arus dapat terpecah di Brebes, untuk langsung menuju Purwokerto. Jadi sudah banyak alternatif untuk rekayasa lalu lintas," kata Basuki.

Soal konstruksi Menteri Basuki menjelaskan bahwa saat ini progres konstruksi pembangunan ruas jalan tol Pejagan-Pemalang seksi 3 dan 4 sudah mencapai 57,25 persen dan pembebasan lahannya mencapai 98 persen. Meski ditargetkan rampung keseluruhan pada Desember 2017, namun diharapkan secara fungsional dapat dilalui pada arus mudik tahun ini. Jalan tol Pejagan-Pemalang memiliki panjang 57,5 km dan terdiri dari 4 seksi. Untuk seksi 1 dan 2 hingga keluar Brebes Timur telah dioperasikan pada Juni 2016.

Sedangkan untuk ruas tol Pemalang-Batang memiliki panjang 39 km, meski target beroperasi Desember 2018, Menteri Basuki juga menargetkan dapat fungsional pada musim mudik kali ini. "Jalan tol Pemalang-Batang memiliki total panjang 39 km ada beberapa kilometer yang kualitas tanahnya sulit, istilahnya soft soil sehingga perlu treatment dan tadi sudah disepakati dilakukan dengan metode vacuum," katanya.

Menteri Basuki menambahkan, pada akhir Januari nanti penanganan vacuum tersebut akan diperiksa kembali perkembangannya apakah bisa selesai atau tidak. Apabila tidak selesai, akan dicari solusi lainnya sehingga saat musim mudik 2017 tetap dapat berfungsi. Saat ini kemajuan konstruksi ruas tol Pemalang-Batang mencapai 6,63 persen dan pembebasan lahan mencapai 80,80 persen.

Sedangkan ruas tol Batang-Semarang yang peletakan batu pertama pada April 2016. Menteri Basuki mengatakan dari hasil peninjauan menunjukkan bahwa beberapa lokasi sudah dapat dilalui. Ruas yang memiliki panjang 75 km tersebut, terdiri dari 5 seksi. Kemajuan konstruksinya telah mencapai 10,95 persen dan pembebasan lahan mencapai 65,15 persen.






Sumber: ANTARA
ARTIKEL TERKAIT