Pipa Gas Bocor, Polisi Periksa 6 Saksi

Pipa Gas Bocor, Polisi Periksa 6 Saksi
Penanganan kebocoran pipa gas di depan Kantor BNN, Cawang, Jakarta Timur, 12 Maret 2018. ( Foto: Istimewa )
Bayu Marhaenjati / JAS Rabu, 14 Maret 2018 | 17:09 WIB

Jakarta - Polisi telah memeriksa enam orang saksi terkait peristiwa pipa gas bocor, di depan Kantor Badan Narkotika Nasional (BNN), Cawang, Kramat Jati, Jakarta Timur. Belum diketahui apakah ada unsur kelalaian dalam kejadian itu.

"Sudah memeriksa enam saksi, masih dalam penyelidikan," ujar Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Raden Prabowo Argo Yuwono, Rabu (14/3).

Dikatakan, saksi-saksi yang diperiksa merupakan orang yang mengetahui dan melihat peristiwa pipa gas bocor itu. Termasuk, dari pihak Perusahaan Gas Negara (PGN). "Ada (dari PGN), yang memperbaiki juga kami periksa," ungkapnya.

Menyoal apakah ada unsur kelalaian terkait peristiwa pipa gas bocor itu, Argo menyampaikan, belum diketahui. "Nanti kita tunggu ya, setelah semuanya selesai. Ya nanti arahnya ke sana (periksa pihak LRT)," katanya.

Sebelumnya diketahui, pipa gas milik PGN bocor diduga akibat terkena pengeboran tiang pancang Light Rail Transit (LRT), di depan Kantor Badan Narkotika Nasional (BNN), Cawang, Kramat Jati, Jakarta Timur, sekitar pukul 19.30 WIB, Senin (12/3) malam.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu. Namun, arus lalu lintas di sekitar lokasi sempat disterilkan dan dialihkan selama penanganan atau perbaikan pipa gas yang bocor dari pihak PGN.



Sumber: BeritaSatu.com
CLOSE