Petugas Dishub Kota Bekasi Luka Bocor Dipukul Pengamen

Petugas Dishub Kota Bekasi Luka Bocor Dipukul Pengamen
Petugas Dishub Kota Bekasi, M Sanjaya, luka bocor di bagian kepala. ( Foto: Suara Pembaruan/Mikael Niman )
Mikael Niman / CAH Rabu, 14 Maret 2018 | 20:57 WIB

Bekasi - ‎M Sanjaya, pegawai Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bekasi mengalami luka bocor di bagian kepala saat mengatur lalu lintas di Jalan Ahmad Yani, Bekasi Selatan, Rabu (14/3) petang. Sanjaya dihantam menggunakan ukulele (gitar kecil) oleh anak "punk" yang biasa mengamen di sekitar lokasi.

"Kejadiannya sekitar pukul 17.00 WIB tadi, sudah divisum," kata Sekretaris Dishub Kota Bekasi, Dedet Kusmayadi, Rabu (14/3).

Dia menjelaskan, penganiayaan bermula saat korban bersama rekannya mengatur arus lalu lintas di Jalan Ahmad Yani, tepat di kolong jembatan layang KH Noer Ali Summarecon Bekasi.

Saat itu, korban sedang mengatur lalu lintas kendaraan di sekitar lampu merah simpang Jalan Juanda. Rupanya, para pengamen yang biasa mangkal di lokasi tersebut merasa terusik dengan kehadiran petugas Dishub Kota Bekasi. Sebagian pengamen ada kabur untuk menghindari petugas tersebut Dishub, sedangkan pengamen yang tidak kabur malah menanyakan kehadiran Sanjaya dan teman-teman di lokasi.

"Para pengamen mungkin kesal dan merasa diawasi petugas kami di lapangan. Salah satu pelaku langsung memukul dengan ukulele ke arah kepala," ungkapnya.

Korban yang mendapat serangan tiba-tiba, tak sempat mengelak. Kepalanya Sanjaya bocor karena terkena hantaman ukulele. Usai beraksi pelaku dan kawan-kawan melarikan diri.

Kemudian, rekan korban yang menjaga di sekitar lokasi kejadian ikut membantu ‎mengejar para pelaku. Satu pengamen berhasil ditangkap, sedangkan pelaku pemukulan luput dari kejaran petugas Dishub. "Kami akan membuat laporan polisi dan meminta kepolisian mengusut kasus ini," katanya.

Dia berharap petugas yang berjaga di lapangan agar selalu waspada dan tidak gentar usai kejadian ini.

Kasubag Humas Polrestro Bekasi Kota, Kompol Erna Ruswing Andari, pihaknya masih melakukan penyelidikan kasus ini dengan menggali keterangan rekan pelaku yang berhasil diamankan. "Masih kami mintai keterangan untu mengidentifikasi pelaku," ucap Erna.



Sumber: Suara Pembaruan